Hunian Hotel di Jatim Naik 58,73 Persen
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Hunian Hotel di Jatim Naik 58,73 Persen

Bulan Juli 2016, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Timur mencapai 58,73 persen atau naik 1,98 poin dibanding TPK Juni 2016 yang hanya 56,75 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur Teguh Pramono mengatakan, saat ini memang jumlah hotel berbintang di Jawa Timur terus bertambah baik, mulai hotel bintang 1 sampai hotel bintang 5. “Ini dilakukan untuk seiring dengan semakin bertambahnya tempat-tempat wisata dan semakin banyak wisatawan yang datang ke Jawa Timur,” ujarnya kepad amedia di kantornya Jl Kendangsari Industri Surabaya, Selasa (13/9).

Sementara menurut klasifikasi tempat penghunian kamar bintang TPK hotel bintang 4 pada pada Juli 2016 mencapai 69,70 persen dan merupakan TPK tertinggi dibanding TPK hotel berbintang lainnya.

Selanjutnya, disusul TPK bintang 2 sebesar 56,64 persen, diikuti hotel bintang 1 sebesar 56,10 persen, bintang 3 sebesar 53,77 persen, dan hotel bintang 5 sebesar 46,33 persen.

Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) Asing pada hotel berbintang bulan Juli 2016 mencapai 2,67 hari, turun sebesar 1,06 poin dibanding dengan Juni 2016 yang mencapai sebesar 3,73 hari.

Untuk RLMT Indonesia pada Juli 2016 mencapai 1,55 hari, mengalami penurunan 0,20 poin dibanding bulan Juni 2016 sebesar 1,75 hari. Secara keseluruhan RLMT pada bulan Juli 2016 sebesar 1,60 hari turun 0,24 poin jika dibandingkan dengan bulan Juni 2016 yang mencapai 1,84 hari.

Sedangkan pada Juli 2016 jumlah wisatawan manca negara (wisman) yang datang ke Jawa Timur melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda pada Juli 2016 mencapai 20.424 kunjungan. Atau naik sebesar 38,42 persen dibanding jumlah wisman bulan Juni 2016 yang sebanyak 14.755 kunjungan.

Secara kumulatif, jumlah wisman Januari–Juli 2016 mencapai 116.274 kunjungan atau naik sebesar 4,50 persen dibanding jumlah wisman periode yang sama tahun 2015 yang mencapai 111.263 kunjungan.

Pada Juli 2016 wisman terbanyak berkebangsaan Malaysia, jumlahnya mencapai 3.761 kunjungan atau naik 90,72 persen, diikuti Singapura 1.586 kunjungan atau turun 2,04 persen, dan Tiongkok 1.404 kunjungan atau naik 10,20 persen dibanding Juni 2016.

Kemudian Thailand 1.205 kunjungan, Amerika Serikat 925 kunjungan, Taiwan 893 kunjungan, Jepang 475 kunjungan, India 446 kunjungan, Korea Selatan 407 kunjungan dan Hongkong 311 kunjungan.

Jawa Timur terus berbenah menambah dan merenovasi dan mempercantik tempat-tempa wisata yang sudah ada. Kemudian terus memperbaiki sarana dan prasarana termasuk infrastruktur jalan dan pasilitas lainya guna pempermuadah para wisatawan. (sak)