Jatim Usulkan Lima Bandara Baru
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Jatim Usulkan Lima Bandara Baru

Pemerintah Provinsi Jatim melalui Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) berencana memfokuskan pembangunan gedung terminal III Bandara Juanda dan dua runway baru. Wacana pembangunan dilakukan karena Bandara Internasional Juanda Surabaya saat ini sudah over capacity.

“Pemerintah saat ini fokus membangunan gedung Terminal III Bandara Juanda dengan kapasitas 75 juta penumpang per tahun dan dua runway baru. Ini karena Terminal I dan II sudah over capacity,” ujar Kadishub dan LLAJ Provinsi Jatim, Wahid Wahyudi kepada wartawan di kantornya, Rabu (28/9).

Dia menjelaskan, saat ini kapasitas Terminal I dan Terminal II Juanda hanya mampu menampung 12,5 juta orang penumpang per tahun. Kenyataannya, Juanda sekarang arus penumpang mencapai 17 juta penumpang setahun. Maka dari itulah, perlunya perluasan dan penambahan fasilitas bagi penumpang di Bandara Juanda.

Selain fokus membangun perluasan fasilitas di bandara Juanda, pemprov juga telah mengusulkan pembangunan lima bandara baru di Jatim. Yakni, Bandara Purboyo Malang Selatan, Bandara Tulungagung, Bandara di Kepulauan Kangean, Bandara di Kepulauan Masalembu dan Bandara Lamongan (jangka panjang).

“Untuk Bandara Purboyo Malang Selatan dan Tulungagung masih dalam kajian pemerintah pusat. Kami masih melakukan koordinasi Bandara di Purboyo Malang Selatan. Ini karena tidak hanya angkutan penerbangan sipil tapi pertahanan keamanan juga. Keputusan jadi dibangun atau tidak, masih butuh kajian studi kelayakan,” jelasnya.

Lebih lanjut Wahid menambahkan, perlunya juga adanya izin-izin khusus dari pihak militer TNI AL dalam pembangunan Bandara Purboyo Malang Selatan.

Mengapa gubernur sepakat membangun bandara di Malang Selatan? Karena Bandara Abdurrahman Saleh Malang seringkali terganggu adanya erupsi Gunung Bromo. Ada sebanyak 2.200 penumpang per hari dengan 11 penerbangan.

Tahun depan, bandara ini akan membuka rute baru Banjarmasin, Lombok dan Balikpapan. Selama ini hanya rute menuju Jakarta dan Denpasar. (sak)