Jokowi Minta Karnaval Toba Digelar Rutin
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Jokowi Minta Karnaval Toba Digelar Rutin

Presiden Joko Widodo meminta agar Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba harus terus dilanjutkan setiap tahunnya. “Di sini kelihatan sekali perbedaan-perbedaan budaya kita. Ada Batak Mandailing, ada karo, ada Toba, ada Simalunggun, tapi itulah sebetulnya perbedaan-perbedaan. Itulah yang mempersatukan kita,” kata Jokowi saat memberikan sambutan pada pelepasan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba, yang dipusatkan di Lapangan Sisimangaraja, Balige, Kabupaten Tobasa, Sumut, Minggu (21/8) sore.

Jokowi mengaku senang sekali pada Minggu (21/8) sore itu semua masyarakat memakai ulos, semua masyarakat memakai sortali, memakai tumtuman. “Kalau ini terus kita pelihara akan kelihatan semuanya karakter bangsa, karakter setiap daerah, identitas setiap suku, identitas dan jati diri setiap daerah yang ada, itulah yang akan terus mempersatukan bangsa kita Indonesia,” tegas Jokowi.

Dengan ditandai dengan pemukulan gondangdia, Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana melepas Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba itu. Jokowi dan Ibu Negara Iriana yang menggunakan pakaian adat Batak ikut menaiki kendaraan hias ikut dalam karnaval.

Pagi hari sebelumnya, Jokowi melakukan penanaman pohon di Pulau Samosir, Kabupaten Samosir. Presiden berharap kawasan Danau Toba menjadi hijau kembali. Karena itu, ia minta agar pohon-pohon yang sudah ditanam dirawat, dipelihara, dan diawasi terus agar benar-benar tumbuh.

“Jangan hanya tumbuhnya waktu kita tanam sekarang. Besok tumbuh, minggu depan tumbuh, tahun depan tumbuh, tahun depannya lagi menjadi sebuah pohon-pohon yang besar,” kata Jokowi usai penanaman pohon.

Penanaman pohon secara simbolik menandai penanaman satu juta pohon di wilayah seluas 150 hektar yang direncanakan untuk pembangunan kebun raya di kawasan Danau Toba.

Menurut Jokowi, sampai Desember tahun ini sudah disiapkan 1 juta pohon untuk ditanam di wilayah Danau Toba ini. Ia berharap 1 juta pohon itu benar-benar tumbuh. “Jangan sampai hanya angkanya saja 1 juta tapi yang tumbuh hanya 100 biji. 1 juta dirawat, tumbuh 1 juta, bukan 100,” ujar Jokowi mengingatkan.

Adapun untuk pemeliharaan, mengutip pernyataan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Jokowi mengatakan akan diberikan bantuan berupa pompa-pompa.

Jokowi berharap daerah 150 hektar di sekitar Samosir itu ke depan akan menjadi sebuah kebun raya di kawasan Toba ini. “Ada buahnya, ada tanaman-tanaman pohon-pohonnya, saya kira campur-campur dan salah satunya nanti akan menjadi sebuah tempat penelitian yang baik bagi kita,” terangnya. (sak)