Jokowi: RRT Mitra Penting Indonesia
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Jokowi: RRT Mitra Penting Indonesia

Hanya beberapa saat setelah tiba di kota Hangzhou, Presiden Joko Widodo didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja bertemu dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping, di West Lake State Guest House. Presiden Jokowi mengaku dirinya senang sekali dapat bertemu kembali dengan Presiden Xi Jinping.

Presiden menegaskan, Indonesia memberikan dukungan penuh atas keketuaan RRT di G20. “Saya yakin di bawah kepemimpinan Yang Mulia, pertemuan G20 ini akan sukses dan lancar,” ujarnya.

Jokowi menegaskan, RRT merupakan mitra penting Indonesia di berbagai bidang termasuk perdagangan, investasi, dan pariwisata. Karena itu, Jokowi meyakini pertemuan ini akan semakin memperkuat kerjasama bilateral kedua negara.

Dalam pertemuan bilateral itu, Jokowi ingin memfokuskan pembahasan mengenai kerjasama ekonomi. Ia menekankan kembali bahwa RRT merupakan mitra penting Indonesia. “Saya yakin RRT juga memandang Indonesia sebagai mitra strategis yang penting,” tegasnya.

Jokowi berharap, kemitraan Indonesia dan RRT dapat memberikan kontribusi kepada perdamaian dan kemakmuran dunia. Ia menjelaskan, kedua negara telah memiliki kemitraan strategis, komprehensif, dan kemitraan ini harus dijalankan dengan penuh.

Secara prinsip, lanjut Jokowi, Indonesia dapat menyepakati Plan of Action for the Implementation of the Comprehensive Strategic Partnership 2016-2020 antara Indonesia dan RRT. “Kami mendukung arti penting kesenimbungan di dalam mekanisme dialog tingkat tinggi bidang politik dam di bidang ekonomi,” pungkasnya.

Tampak mendampingi Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, Menkominfo Rudiantara, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Jokowi melakukan kunjungan kerja ke RRT dan Laos mulai Jumat (2). Di negara Tirai Bambu menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara-negara Group of Twenty (G-20), yang akan berlangsung 4-5 September.

Dalam forum G-20 itu, Jokowi akan menyampaikan pesan utama mengenai pentingnya keterbukaan informasi di antara negara-negara G-20 termasuk transparansi sistem perpajakan internasional. Selama berada di Hangzhou, Jokowi selain melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden RRT Xi, juga bertemu dengan Presiden Argentina Mauricio Macri.

Jokowi juga akan berkunjung ke Shanghai untuk menghadiri pertemuan bisnis, mengunjungi sentra bisnis dan pelatihan vokasional. Dari RRT, Jokowi dan rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Vientiane, Laos menghadiri KTT ke-28 dan 29 ASEAN serta beberapa KTT terkait lainnya, seperti KTT ASEAN-US. (sak)