Jonan Motivasi Mahasiswa Baru Unair
KOMUNITAS PERISTIWA

Jonan Motivasi Mahasiswa Baru Unair

Rektor Unair Prof Dr M Nasih SE MT Ak mengukuhkan 6.726 mahasiswa baru jenjang S1 dan vokasi pada Kamis (18/8). Pengukuhan mahasiswa baru dihadiri Ignasius Jonan, alumni Unair 1982 dan memberi kuliah tamu untuk memotivasi mahasiswa baru.

“Hari ini sama seperti ketika saya dikukuhkan menjadi mahasiswa baru Unair, 34 tahun yang lalu, pada tanggal yang sama di tahun 1982,” ujarnya diikuti tepuk tangan mahasiswa.

Menteri Perhubungan Indonesia 2014-2016 ini memberikan motivasi agar mahasiswa baru nantinya pandai memanfaatkan waktu selama menjadi mahasiswa.

Pada kesempatan itu, Jonan membagi tips kepada mahasiswa baru yang nantinya menjalani perkuliahan. “Jangan belajar yang tidak perlu. Harus fokus pada program studi yang dipilih. Dan jangan kebanyakan pacaran,” kata Jonan dan disusul gelak tawa mahasiswa.

“Selalu gunakan moralitas dimanapun kalian berada. Kuliah jangan hanya mengejar gelar, karena keilmuan menjadi sangat penting ketika lulus nanti. Output kuliah tidak hanya fokus pada kekayaan, tapi mengabdi pada masyarakat dan bangsa,” ujar alumni Akuntansi Unair ini.

Jonan terlihat antusias pemberian kuliah tamu kali. Ia memberi kesempatan mahasiswa baru mengajukan pertanyaan untuknya. Baginya, ketika menduduki jabatan penting sebagai Menhub maupun Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI) 2009-2014, ada tiga tantangan terbesar yang dia hadapi. Pertama kordinasi dengan masyarakat, kedua menerapkan tujuan yang sama dengan masyarakat, dan ketiga masalah moralitas.

“Tantangan menerapkan satu pekerjaan dan satu tujuan yang terbaik untuk bangsa. Bukan tujuan yang sesuai keinginan pribadi atau kelompok, tapi tujuan untuk masyarakat,” ujarnya.

Jonan mengatakan, infrastruktur adalah elemen penting dalam pembangunan bangsa. Namun katanya, yang lebih penting lagi adalah pembangunan sumber daya manusia Indonesia. “Kalau SDM kurang terbangun, pembangunan bangsa kurang cepat dan tidak akan sesuai dengan harapan,” tegasnya.

Jonan mengatakan, tantangan masyarakat saat ini adalah membangun Indonesia yang lebih baik, bermadani dan berkeadilan. “Kita tidak boleh berhenti mencintai Indonesia dan Unair,” ucapnya.

Pada kesempatan wawancara, Jonan mengatakan agar lulusan Unair lebih bisa ‘promosi’ agar bisa berkiprah secara nasional. “Kompetisi yang kita miliki cukup, lulusan kita baik-baik. Hanya perlu ambil aksi lebih saja,” pungkasnya. (sak)