Badarudin Kepala PPATK, Jokowi: Profesional
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Badarudin Kepala PPATK, Jokowi: Profesional

Presiden Joko Widodo melalui Keppres No: 61/M/2016 melantik Kiagus Ahmad (KA) Badaruddin dan Dian Ediana Rae sebagai Kepala dan Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) masa jabatan 2016-2021, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (26/10) pagi. Keduanya menggantikan Muhammad Yusuf dan Agus Santoso yang habis masa jabatannya.

Jokowi mengungkapkan alasan pemilihan Irjen Kemenkeu KA Badaruddin sebagai Kepala PPATK dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VI Jabar Banten Dian Ediana Rae sebagai Wakil Kepala PPATK, karena kedua figur ini dinilainya sebagai profesional dan integritas.

“Kedua figur ini adalah figur-figur profesional dan berintegritas, dan saya tahu berintegritas dan beliau berdua memiliki pengalaman, memiliki rekam jejak yang baik, dan kita memerlukan figur-figur seperti ini,” kata Jokowi kepada wartawan usai pelantikan keduanya.

Jokowi berharap dengan pelantikan Kepala dan Wakil Kepala yang baru, PPATK bisa meningkatkan kemampuan dalam memantau, menganalisis, mengevaluasi transaksi-transaksi keuangan yang mencurigakan.

Sehingga PPATK bisa handal dan dapat mengerjakan tugasnya baik dalam pencegahan, dalam pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan juga tindak pidana yang lain, yang berkaitan, misalnya pendanaan terorisme, narkoba dan juga tindak pidana perpajakan.

“Saya yakin, Kepala PPATK yang baru akan mampu bekerja sama, bersinergi dengan semua pihak, baik dengan Kementerian, baik dengan OJK, baik dengan BI, baik dengan KPK, dan lain-lainnya. Itu harapan saya,” tegas Jokowi.

Saat ditanya wartawan apakah yang hendak diperkuat dari lembaga PPATK mengingat latar belakang Badaruddin yang kuat di fiskal dan pernah bekerja di KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), serta Dian yang pernah bekerja di Bank Indonesia, Jokowi mengungkapkan bahwa Badaruddin dan Dian mempunyai kemampuan yang baik di bidang ini.

“Ya tadi seperti yang sudah saya jelaskan, kita harapkan Kepala dan Wakil Kepala PPATK betul-betul mampu menganalisis setiap transaksi yang ada, menganalisis, mengevaluasi secara detail dari setiap transaksi-transaksi yang ada, sehingga kita tahu ini transaksinya benar atau enggak benar. Ini berkaitan dengan terorisme, atau berkaitan dengan narkoba atau berkaitan dengan perpajakan,” tutur Jokowi.

Lebih Independen dan Kredibel
KA Badaruddin dan Dian Ediana Rae yang baru dilantik Jokowi mengaku ingin membuat PPATK menjadi institusi yang lebih independen dan kredibel.

“Lebih bisa bekerja sama dengan segenap stakeholder kita, dalam hal ini Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maupun pihak kepolisian, pihak kejaksaan, dan seluruh stakeholder kita. Jadi, secara ringkas apapun untuk kebaikan organisasi, dalam hal mewujudkan negara, bangsa Indonesia menjadi lebih baik,” kata Badaruddin kepada wartawan usai pelantikan.

Tentu saja, lanjut Badaruddin, tugas-tugas rutin yang sudah dilaksanakan, akan diteruskan. Apa yang sudah baik dalam arti analisis, kemudian penelusuran, dan hal-hal teknis lainnya tentu akan terus dilaksanakan.

“Secara umum, secara logika kita harus dapat mendeteksi dan mengantisipasi tindak pidana sebagaimana diamanatkan undang-undang, yaitu tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana pembiayaan terorisme, maupun tindak pidana lainnya seperti yang disebutkan seperti narkoba, human trafficking. Ini tentu sebagaimana diamanatkan undang-undang akan kami laksanakan,” tegas Badaruddin.

Apakah juga akan menelusuri yang menghindari pajak? “Ya itu nanti kita akan bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, dalam hal ini dengan Direktur Jenderal Pajak. Tentu dalam rangka penegakan, mencegah terjadinya pencucian uang tentu akan kita lakukan,” jelas Badaruddin.

Saat ditanya mengenai pekerjaan utamanya sebagai Kepala PPATK, Badaruddin menjelaskan, pihaknya baru akan ketemu siang nanti. Ia meminta diberi kesempatan untuk bekerja.

“Doakan kami sehat, bisa melaksanakan tugas dengan baik. Yang paling penting dukungan dan kerja sama dengan anda-anda semualah, yang kita harapkan doakan kami, nantikan beri kami kesempatan untuk belajar sebentar, dan beri kesempatan kami untuk bekerja,” pungkas Badaruddin.

Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala PPATK 2016-2021 dihadiri Wapres Jusuf Kalla, Gubernur BI Agus Martowardojo, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mensesneg Pratikno dan Sekkab Pramono Anung. (sak)