KAI Daop 8 Angkut 30 Ribu Orang/Hari
PEMERINTAHAN PERISTIWA

KAI Daop 8 Angkut 30 Ribu Orang/Hari

Selama musim Lebaran 2016, PT KAI Daop 8 Surabaya rata-rata mengangkut 30 ribu orang penumpang per hari. Sampai dengan Jumat (8/7), jumlah peumpang yang diberangkatkan melalui stasiun di Daop 8 sudah mencapai 400 ribu orang lebih.

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, Suprapto dihubungi di Surabaya mengatakan, tepat di hari Lebaran Rabu (6/7) lalu, jumlah penumpang yang berangkat dari Daop 8 sekitar 390 ribu orang penumpang.

Kata Suprapto, arus balik dengan pucak arus balik pada Minggu (10/7), jumlah penumpang yang berangkat melalui stasiun Daop 8 menuju Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Banyuwangi dan di berbagai tempat di Jawa bisa mencapai sekitar 48 ribu penumpang.

PT KAI Daop 8 Surabaya pada masa angkutan Lebaran 2016 jumlah penumpang Kereta Api (KA) di wilayahnya diprediksi mengalami kenaikan 5 persen, yaitu dari 724.924 penumpang pada angkutan Lebaran 2015, naik menjadi 761.170 penumpang pada angkutan Lebaran tahun 2016.

Target tersebut diperkirakan akan bisa tercapai. PT KAI menetapkan masa angkutan Lebaran 2016 selama 24 hari, mulai 26 Juni atau H-10 hingga 17 Juli atau H+10. Arus mudik mengalami puncaknya pada Sabtu (2/7) alias H-4 Lebaran. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan Minggu (10/7) atau H+3.

Untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat selama angkutan Lebaran, PT KAI Daop 8 menyediakan 75 perjalanan KA regular, yaitu 28 KA jarak jauh/menengah dengan jumlah seat 15.000 per hari. Kemudian juga menyiapkan 47 KA jarak dekat dengan jumlah seat 22.220 per hari.

Lalu 6 perjalanan KA tambahan yakni 2 KA kelas eksekutif, 1 KA kelas campuran dan 3 KA kelas ekonomi dengan jumlah seat 3.488 seat perhari. Sehingga total seat yang tersedia selama angkutan Lebaran 2016 di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya 25.708 seat per hari.

Untuk menyambut momen liburan Lebaran 2016, PT KAI mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki, mulai dari sarana, prasarana, dan SDM untuk mendukung pelaksanaan angkutan Lebaran 2016 ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, titik berat pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini terletak pada faktor keselamatan, keamanan dan kelancaran perjalanan KA. (sak)