Kampanye Cinta Produk Indonesia di Jeddah
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Kampanye Cinta Produk Indonesia di Jeddah

Perwakilan Indonesia di Jeddah, Arab Saudi mengajak warga negara Indonesia (WNI) di Jeddah dan sekitarnya mencintai produk Indonesia dan ikut mengampanyekannya. Kepala Indonesian Trade and Promotion Center (ITPC) Jeddah, Gunawan, menyampaikan ajakan ini dalam acara donor darah yang diikuti WNI di Jeddah, Kamis (21/7).

“Kegiatan donor darah kami jadikan sebagai media edukasi untuk memasyarakatkan produk-produk Indonesia di Arab Saudi,” kata Gunawan, yang juga menjadi koordinator kegiatan donor darah bersama dengan Atase Tenaga Kerja ini.

Menurutnya, promosi yang efektif dapat dilakukan dengan cara memberi contoh melalui penggunaan produk Indonesia untuk diri sendiri. WNI di Arab Saudi, khususnya di Jeddah dapat menggunakan produk Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan menggunakan produk Indonesia dan menunjukkannya kepada masyarakat Arab Saudi, produk Indonesia akan makin dikenal dan digemari di Arab Saudi. Itu cara promosi yang efektif,” kata Gunawan.

Kegiatan donor darah ini dihelat Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, serta bermitra dengan para importir dan produsen produk Indonesia di Arab Saudi. Para mitra membagikan bingkisan produk Indonesia kepada peserta donor darah. Bingkisan berasal dari PT Indofood dan mitranya yaitu perusahaan Arab Saudi yang memproduksi Indomie, Supermie, dan Sarimie.

Selain itu, sponsor lain adalah perusahaan importir Arab Saudi, Mohammad Bawazir for Trading (MBT). MBT membagikan secara cuma-cuma minuman berenergi yang didatangkan dari Indonesia. Importir lain adalah perusahaan Sami Alkathiri yang membagikan produk Teh Botol Sosro. Produk-produk lain yang juga dibagikan selama kegiatan antara lain Sari Kacang Hijau Ultrajaya, Teh Kotak dan makanan-makanan khas Indonesia yang didatangkan dari toko-toko di sekitar Jeddah.

Acara donor darah digelar KJRI Jeddah untuk menyongsong peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke71. Kegiatan tersebut dihadiri para pejabat konsuler, perwakilan tim medis Kementerian Kesehatan Arab Saudi, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Bantuan Masyarakat Indonesia (Garda-BMI).

Perusahaan-perusahaan importir produk Indonesia di Arab Saudi berjasa dalam memasyarakatkan produk Indonesia. Salah satunya Mohammad Bawazir for Trading. Pada 2016 ini, menurut data ITPC Jeddah, perusahaan itu merupakan importir produk makanan dan minuman dari Indonesia dengan nilai total transaksi lebih dari 10 juta USD per tahun, atau sekitar Rp 135 miliar.

Ada pula perusahaan Sami Alkathiri yang banyak melakukan importasi produk Indonesia. Sami Alkathiri merupakan salah satu perusahaan penerima penghargaan Primaduta Award 2015. Primaduta Award adalah penghargaan yang diberikan Kementerian Perdagangan kepada importir produk Indonesia yang loyal, berkomitmen, dan berprestasi meningkatkan ekspor produk Indonesia ke negara asal mereka. (sak)