Kompetisi The NextDev 2016 by Telkomsel
KOMUNITAS PERISTIWA

Kompetisi The NextDev 2016 by Telkomsel

Ajang seleksi kompetisi ide kreatif digital anak muda Indonesia, The NextDev 2016, memasuki periode sosialisasi yang dilakukan dengan serangkaian Roadshow di 20 kota di seluruh Indonesia.

Dalam rangkaian Roadshow The NextDev 2016 ini, peserta yang hadir tidak dipungut biaya untuk dapat menikmati sejumlah agenda menarik acara seperti ‘Startup Talk’ yang menghadirkan sesi berbagi pengetahuan berharga mengenai pengembangan startup dari pembicara/praktisi industri kreatif digital Indonesia dari VP Technology Product Go-Jek Alamanda Shantika Santoso.

Seperti keterangan Telkomsel selaku penyenggara The NextDev, peserta juga dapat mengikuti sesi ‘Rocket Pitching’ yang dapat dimanfaatkan untuk mempresentasikan produk startup-nya selama tiga menit.

“Setelah NextDev 2016 resmi bergulir, kini Telkomsel merasa perlu menghadirkan sosialisasi lebih mendalam mengenai program tersebut,” kata General Manager Youth and Community Area Jabotabek Jabar Telkomsel Ricky E Panggabean.

Untuk itu, roadshow di sejumlah kota termasuk Jakarta merupakan agenda kegiatan yang penting guna mendekatkan diri secara langsung dengan para calon peserta.

“Harapannya, peserta dapat menggali lebih dalam mengenai pengetahuan serta perkembangan industri kreatif digital yang dapat disinergikan sebagai upaya mencari solusi tantangan masalah perkotaan dengan pemanfaatan teknologi,” jelas Ricky.

Pada kesempatan sama, peserta bisa mendapatkan berbagi pengalaman dengan para finalis The NexDev 2015 yang sudah terlebih dahulu sukses berkompetisi di program tersebut. Setiap peserta akan mendapatkan e-certificate atas partisipasinya di acara roadshow The NextDev 2016 di tiap kota.

Bagi peserta yang sudah mendaftarkan karya ide aplikasinya, setelah rangkaian Roadshow selesai akan dilanjutkan dengan proses seleksi regional dan focus group discussion, guna mendapatkan 20 tim finalis yang akan berkompetisi di tingkat nasional.

Pelatihan serta pendampingan secara intensif dari beberapa pakar akan didapatkan peserta pada saat bootcamp guna mengembangkan technical maupun soft skills secara lebih mendalam, mulai dari teknik melakukan coding, marketing skills, hingga communications skills.

“Penggunaan aplikasi dalam keseharian masyarakat Ibukota sudah menjadi hal yang umum dilakukan,” ujar Ricky. Dalam kompetisi The NextDev 2016, terdapat sembilan sub tema yang memiliki fokus tersendiri sebagai dasar pengembangan solusi.

Kesembilan subtema yang bisa dipilih peserta adalah agrikultur, kemaritiman, usaha kecil dan menengah (UKM), pemerintahan, energi, pariwisata, kesehatan, pendidikan, dan transportasi. Pendaftaran peserta dan informasi lebih lanjut mengenai The NextDev 2016 bisa didapatkan melalui situs thenextdev.id.

Selain menciptakan karya yang akan bermanfaat bagi orang banyak, tiga tim terbaik akan mendapatkan berbagai hadiah menarik yang disebut 6M, yakni Market Access (akses pasar), Marketing (publisitas). Mentoring (pelatihan dan pendampingan), Management Trip (study visit ke pelaku industri telekomunikasi di luar negeri), Money (uang tunai) dan Monetizing (peluang besar untuk memperoleh pendapatan melalui kolaborasi dengan stakeholder terkait).

Program The NextDev 2016 ini diselenggarakan sebagai wujud keseriusan Telkomsel mendorong penerapan konsep DNA alias Device-Network-Application, untuk membentuk ekosistem Smart City.

“Melalui produk dan layanan telekomunikasi terdepan seperti layanan 4G LTE, Telkomsel berharap dapat menjembatani karya kreatif digital anak muda Indonesia agar dapat menghadirkan aplikasi yang solutif dan berguna bagi kemaslahatan masyarakat,” pungkas Ricky.

Pada 2015 The NextDev berhasil mendapatkan atensi dari pengembang muda di Indonesia dengan jumlah aplikasi yang ikut kompetisi sebanyak 500 ide. Kemudian, ratusan ide itu diseleksi menjadi 20 tim yang dianggap paling sesuai dengan visi Smart City Indonesia. Selanjutnya terpilih tiga aplikasi yang dianggap terbaik, diantaranya adalah aplikasi wisata Jejakku, Rumah Sinau, dan Gandeng Tangan. (sak)