Kontes Sapi Sonok di Pamekasan
KOMUNITAS PERISTIWA

Kontes Sapi Sonok di Pamekasan

Sebanyak 39 pasang sapi dari berbagai kabupaten se Madura mengikuti kontes sapi sonok yang digelar dalam rangka peringatan HUT Jatim ke-71. Seluruh sapi diberi hiasan serta pernak-pernik di seluruh tubuhnya, hingga nampak begitu cantik.

Peserta yang ikut dalam kontes tersebut datang dari tiga kabupaten di Pulau Madura, yakni dari Kabupaten Pamekasan sebagai tuan rumah sebanyak 15 Pasang Sapi, Kabupaten Sumenep sebanyak 15 pasang sapi, dan Kabupaten Sampang sebanyak 9 pasang sapi.

Kontes Sapeh Sonok atau yang disebut dengan kontes kecantikan sapi itu digelar, Sabtu (29/10) di Stadion R Soenarto Pamekasan, Madura.

“Aspek yang di nilai dalam kontes ini yaitu langkah pada waktu berangkat, jalannya bagus, dan waktu naik ke gapura kakinya bersamaan,” kata H Zainuddin salah satu dewan juri kepada media.

Dikatakannya, selain budaya karapan sapi, Pulau Madura juga mempunyai budaya lainnya yang berhubungan dengan sapi, yaitu kontes sapi sonok.

Acara yang yang digelar tahunan itu, tidak hanya mempertontonkan kecantikan hiasan sapi, tetapi juga kekompakan berjalan sapi, sehingga sapi yang menang nantinya tidak hanya cantik penampilannya, tetapi harus kompak jalannya.

Zainudin yang juga menjabat sebagai Ketua Peguyuban Sapeh Sonok Madura ini, menambahkan, salah satu tujuan digelarnya kontes sapeh sonok, selain mempertontonkan keindahan sapi Madura, juga mempererat tali silaturrahmi antara pemilik sapi di Madura.

“Dalam kontes ini selain saling bertemu sesama pecinta sapi sonok juga bisa menaikkan harga sapi,” tambahnya.

Salah satu pemilik sapi H Faisol Amir, berharap kontes sapi sonok itu terus digelar, sebab selain menjaga silaturrahmi antara pemilik sapi, juga untuk menjaga tradisi masyarakat Madura.

“Ini kan tradisi masyarakat Madura dan satu-satunya di dunia, jadi harus dilestarikan,” tutur pemilik sapeh sonok asal Sumenep.

Dalam kontes yang sudah berlangsung sejak puluhan tahun itu, diikuti oleh 39 pasang sapi dari berbagai kabupaten se-Madura, dan seluruh sapi diberi hiasan serta pernak-pernik diseluruh tubuhnya, hingga nampak begitu cantik. (sak)