Kuota 75 S1 Kedokteran Diburu 2.161 Orang
KOMUNITAS PERISTIWA

Kuota 75 S1 Kedokteran Diburu 2.161 Orang

Seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Universitas Airlangga (Unair) merupakan peluang terakhir bagi lulusan sekolah menengah atas dan sederajat yang ingin diterima dan merasakan kuliah pada program studi strata satu. Sesuai jadwal, pendaftaran via online penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri ditutup Kamis (14/7).

Sampai Selasa (12/7) siang, jumlah peminat jalur mandiri Unair mencapai 8.868 orang. Angka itu disampaikan Rektor Unair Prof Dr M Nasih SE MT Ak ketika ditemui usai acara halal bihalal di Kantor Manajemen Unair.

Menurut Prof Nasih, prodi S1 Pendidikan Dokter FK Unair masih menjadi pilihan favorit pendaftar jalur mandiri. Jumlah pendaftar prodi Pendidikan Dokter FK Unair mencapai 2.161 orang, sedangkan kuota yang tersedia berjumlah 75 kursi. Pada kelompok IPS, prodi Akuntansi diminati 548 orang, sedangkan kuota yang tersedia berjumlah 87 orang.

Namun, bagi sejumlah prodi yang memiliki kekurangan peminat, Prof Nasih akan memberikan perlakuan khusus. Perlakuan yang dimaksud adalah memperpanjang masa pendaftaran bagi prodi-prodi yang tidak banyak diminati pada jalur mandiri, seperti Ilmu Sejarah.

“Untuk jalur mandiri, beberapa prodi kita memang agak kurang, misalnya Ilmu Sejarah akan kita penuhi di SBMPTN. Karena peminat jalur mandiri pasti akan jarang. Kita akan coba terima dari pendaftar yang menempatkan pilihan kedua dan ketiga. Apabila memang masih kurang, kita akan coba buka pendaftaran lagi,” tutur Prof Nasih seperti dirilis PIH Unair.

Unair secara resmi menerima calon mahasiswa jalur mandiri dengan program Bidikmisi. Bidikmisi merupakan beasiswa yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi tapi kurang mampu secara ekonomi. Pendaftaran via online bisa dilakukan mulai 12 Juli dan ditutup 19 Juli 2016 pukul 22.00. Persyaratan khusus yang wajib dipenuhi pendaftar bidikmisi jalur mandiri adalah peserta harus memiliki nomor Bidikmisi.

Verifikasi dokumen pendaftaran akan dilakukan pada 12–19 Juli 2016 dan pengumuman lolos verifikasi pendaftaran online akan dilakukan pada rentang tanggal tersebut. Namun, bagi pendaftar yang tidak lolos verifikasi, akan diberi masa perbaikan sampai 21 Juli 2016 pukul 15.00.

Pelaksanaan ujian mandiri baik jalur bidikmisi maupun non-bidikmisi akan dilangsungkan bersamaan pada 24 Juli 2016. Pelaksanaan ujian tertulis akan dilangsungkan secara paper-based test yang meliputi tes potensi akademik dan tes prestasi akademik.

Tes potensi akademik yang diujikan meliputi materi kemampuan verbal, numerik dan penalaran. Sedangkan, pada tes prestasi akademik kelompok IPA, materi yang diujikan Matematika, Biologi, Fisika, Kimia dan Bahasa Inggris. Pada kelompok IPS, materi yang diujikan Matematika, Sosiologi dan Antropologi, Tata Negara, Ekonomi, Geografi, Sejarah dan Bahasa Inggris. Bagi pendaftar kelompok IPC, materi yang diujikan adalah gabungan kelompok IPA dan IPS.

Hasil seleksi jalur mandiri akan diumumkan pada 26 Juli 2016. Tahap selanjutnya, registrasi mahasiswa baru jalur mandiri akan dilaksanakan pada 2–3 Agustus 2016. Formulir jalur mandiri pada kelompok IPA dan IPS dapat dibeli senilai Rp 300 ribu, sedangkan formulir kelompok IPC dapat dibeli senilai Rp 500 ribu.

Jadwal seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri dan vokasi (D3 dan D4) Unair kali ini dilaksanakan berbarengan. Menurut Prof Nasih kebijakan tersebut diberlakukan untuk menghindari kesempatan coba-coba bagi lulusan SMA/Sederajat yang ingin masuk ke Unair.

“Kami berharap agar orang itu mulai berpikir realistis. Orang itu harus memilih mau D3 atau S1. Kalau mau kerja ya pilih ke D3 saja. Jadi, tidak bisa lagi seperti dulu. Kalau daftar S1 nggak lolos, terus daftar D3 semuanya. Jadi, mulai sekarang harus dilakukan pemilihan,” tutur Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair. (sak)