Lomba Fly Your Ideas Airbus dan UNESCO
KOMUNITAS PERISTIWA

Lomba Fly Your Ideas Airbus dan UNESCO

Kompetisi keren skala internasional bakal mulai digelar, yaitu 5th Airbus Fly Your Idea. Ini adalah sebuah kompetisi global yang diadakan setiap dua tahun. Kompetisi ini diinisiasi pabrik pembuat pesawat terbang, Airbus, yang bekerja sama dengan UNESCO.

Program ini bertujuan untuk memancing kreatifitas mahasiswa dari semua disiplin untuk mengembangkan ide-ide baru, menciptakan inovasi dan mencari solusi untuk dunia penerbangan di masa depan.

Sebanyak lebih dari 15.000 mahasiswa dari 600 Universitas di lebih dari 100 negara di dunia sudah ikut serta dalam kompetisi ini pada empat edisi kompetisi sebelumnya.

Pendaftaran lomba 5th Fly Your Ideas 2017 mulai dibuka pada 31 Mei lalu hingga Agustus 2016 mendatang. Peserta yang berminat harus mendaftarkan timnya yang terdiri dari 3-5 orang anggota. Peserta didorong untuk menyertakan anggota tim dari berbagai negara dengan latar belakang disiplin ilmu yang beragam juga. Tim harus didukung mentor akademis dari salah satu lembaga mahasiswa.

Lomba ini akan diselenggarakan melalui tiga putaran seleksi. Lima tim akan dipilih untuk putaran final. Pada putaran final tersebut, tim peserta akan diminta menguji prototipe atau memvisualisasikan solusi mereka pada Mei 2017.

Pemenang lomba akan memperoleh hadiah sebesar 30.000 EURO sekitar Rp 430 juta untuk pemenang pertama dan 15.000 EURO (sekitar Rp 215 juta) untuk pemenang kedua. Informasi selengkapnya mengenai lomba dan pendaftaran dapat diakses pada situs http://airbus-fyi.com/.

Peserta diharapkan memunculkan ide-ide orisinal untuk menghadapi lima tantangan utama dunia penerbangan pada abad ke-21. Lima tantangan itu meliputi business model, flight operastions, passanger experience, design engineering dan manufacturing.

Tahun 2015 lalu, Tim Rajawali asal Universitas Gadjah Mada Jogja dan Tim Fly Green yang berbasis di Universitas Sebelas Maret Solo merupakan dua di antara 100 tim teratas yang lolos ke Babak Dua dari total 518 proposal masuk. Evaluasi ketat tersebut dilakukan oleh lebih dari 50 pakar Airbus. Kompetisi 2015 akhirnya dimenangkan tim dari Singapore. (sak)