Mandiri Art Charity untuk Anak Prasejahtera
PERISTIWA SENI BUDAYA

Mandiri Art Charity untuk Anak Prasejahtera

Bank Mandiri bersama Hoshizora Foundation, Bimasena Society dan Sarasvati, menggelar aksi sosial untuk anak-anak prasejahtera. Melalui kegiatan Mandiri Art Charity, mereka membantu pendidikan anak-anak putus sekolah tersebut.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk pameran seni rupa ini berlangsung di dua tempat yakni Graha Bimasena dan Plaza Mandiri mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2016.

Executive Director Hoshizora Foundation Ahmad Bukhori mengungkapkan banyak sekali anak-anak yang tidak mampu kehilangan kesempatan untuk mengenyam pendidikan.

“Sejak 2006, Hoshizora telah mendukung lebih dari 1.500 anak Indonesia untuk melanjutkan sekolah dengan sistem kakak adik bintang,” kata Ahmad Bukhori saat Konferensi Pers Mandiri Art Charity di Graha Bimasena Jakarta, Sabtu (23/7).

Dengan bergabungnya Hoshizora dalam Mandiri Art Charity ini, Ahmad mengharapkan akan terbentuk suatu awareness kepada orang maupun institusi dan corporate untuk berperan aktif dan saling menginspirasi dalam hal pendidikan anak-anak yang tidak mampu.

Fitria Pasau dari Bimasena Society, mengungkapkan bahwa pihaknya bangga bisa dapat terlibat dalam proyek sosial ini. “Kami sangat bangga bisa turut aktif dalam kegiatan untuk membantu anak-anak yang memiliki keterbatasan finansial,” ujarnya.

Kurator dari Sika, Wahyudin, para seniman yang diundang untuk berpartisipasi, bekerjasama dengan antusias dan aktif. “Kami mengumpulkan, mengundang, memilih dan mengikhtisarkan karya-karya seni ini dalam waktu singkat, yaitu hanya enam bulan. Kami sangat terbantu dengan antusiasme 85 seniman yang memberikan karyanya untuk program sosial ini,” ungkap Wahyudin.

Ia menambahkan, dari hasil penjualan ini, setengahnya akan dihibahkan untuk program pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikannya dan setengahnya menjadi hak para seniman.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafaz menjabarkan bahwa pihaknya saat ini melalui Unit Art sudah mulai untuk terlibat dalam bidang seni. “Jika dibandingkan dengan bank-bank luar negeri, keterlibatan Bank Mandiri memang jauh terlambat. Tapi melalui unit kami yang baru yaitu Unit Art, kami mengharapkan akan mulai mampu terlibat aktif dalam investasi di bidang seni,” papar Rohan.

Ia menerangkan, Unit Art Bank Mandiri ini bertujuan untuk memfasilitasi para seniman budaya untuk membangun industri seni yang dikelola dengan baik, sehingga bisa membangun sisi bisnis dari seni.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, menilai positif kegiatan ini. “Melalui seniman, kita mampu untuk melihat gambaran sejarah masa lalu kita. Sebagai contoh, seperti para pelukis yang bisa merupakan para pahlawan kita, sehingga generasi selanjutnya bisa melihat bagaimana muka para pahlawan kita,” katanya. (sak)