Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Masker Wajah dari Coccinia Grandis

Masker Wajah dari Coccinia Grandis

KOMUNITAS redaksi26/08/2021 - 16:00 WIB

Annisa Clara Salsabila, Noni Angelina Tazky Aulia dan Salwa Sausan Firdaus merupakan tiga mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) yang tergabung dalam satu tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang kewirausahaan.

PKM berjudul “PapaMas (Papasan Mask) Masker dari Coccinia grandis Untuk Menjaga Kelembaban Kulit Wajah”, berhasil membawa mereka hingga tahap lolos pendanaan.

“Pertama kali dinyatakan lolos, perasaan kami kaget dan tidak menyangka karena bisa sampai di tahap lolos pendanaan. Mengingat, kami juga mahasiswa baru sehingga kami baru pertama kali mengikuti PKM,” ujar Annisa selaku ketua tim.

Lebih lanjut, Annisa menjelaskan jika “Papasan Mask” merupakan salah satu masker berbahan dasar alami seperti buah coccinia grandis, madu, dan susu bubuk. Masker tersebut, tambahnya, merupakan masker clay mask yang bertekstur basah, berbentuk seperti pasta, dan mudah diaplikasikan ke wajah.

Adapun kemasan yang digunakan untuk membungkus masker tersebut berupa pot cream berukuran 60 gram yang nantinya akan dikemas kembali ke dalam suatu box. Annisa juga mengutarakan jika kemasan yang digunakan merupakan kemasan kaca dan kayu sehingga aman untuk lingkungan.

“Kandungan dari masker kami adalah anti inflammatory yaitu mengandung zat anti radang kulit, niasin untuk melembabkan kulit, vitamin C untuk mencerahkan kulit wajah, dan flavonoid untuk melindungi kulit dari berbagai masalah kulit,” tambahnya pada Senin (23/08).

Ide pembuatan “Papasan Mask” berawal karena adanya tumbuhan liar yang memiliki warna menarik di belakang rumah salah satu anggota tim.

Karena penasaran, seluruh anggota tim berinisiatif untuk mencari tahu terkait kandungan dan nama tumbuhan yang mereka temukan itu. Ternyata, buah dari tumbuhan tersebut dapat dikonsumsi dan memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.

“Karena pemanfaatan buah coccinia grandis masih kurang, maka kami berkeinginan membuat produk dari bahan tersebut dan bisa menaikkan nilai jual dari buah tersebut,” ucap Annisa.

Untuk saat ini, progres yang telah dilakukan Annisa dan tim yakni telah membuat video gambaran produk secara virtual, membuat akun instagram produk (@papasanmask.official), menyebarkan angket survei produk, dan mempersiapkan presentasi dalam bentuk PPT serta laporan kemajuan untuk penilaian kemajuan pelaksanaan PKM (PKP2).

Terakhir, Annisa dan tim berharap mereka dapat memberikan yang terbaik untuk UNAIR yakni dengan berhasil melaju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) dan dapat meraih medali. “Harapan kami yang paling utama adalah produk kami ini bisa direalisasikan secara langsung dan bisa bermanfaat bagi banyak orang,” tutupnya. (ita)

masker wajah Papasan Mask Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah

04/06/2026 - 11:03 WIB

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

Comments are closed.

Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah

04/06/2026 - 11:03 WIB

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.