Medco Resmi Kuasai Newmont
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Medco Resmi Kuasai Newmont

PT Medco Energi Internasional (MedcoEnergi) secara resmi mengakuisisi PT Amman Mineral Internasional (AMI) yang mengendalikan 82,2 persen PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) senilai 2,6 miliar USD dari Newmont Mining Corporation dan Sumitomo Corporation.

Aksi korporasi ini disebut-sebut sebagai transaksi structured finance terbesar di Asia Tenggara pada 2016. ”Transaksi ini secara langsung memberikan nilai tambah strategis terhadap MedcoEnergi, mengingat operasi NNT berskala dunia,” kata Presiden Direktur MedcoEnergi Hilmi Panigoro, dalam keterangannya di Jakarta.

Dia mengatakan, Medco berkomitmen menjaga standar keamanan, pengelolaan lingkungan, dan tanggung jawab sosial, serta tenaga kerja berkualitas.

“Akuisisi ini memperkuat posisi MedcoEnergi sebagai perusahaan energi dan sumber daya alam independen papan atas di Indonesia dan menegaskan komitmen kami berkontribusi pada pembangunan nasional,” kata Hilmi.

MedcoEnergi Group dan AP Investment bekerjasama mengakuisisi saham di AMI dengan dukungan dari tiga bank BUMN, yaitu Bank Mandiri, BNI dan BRI.

Komisaris MedcoEnergi Group Muhammad Lutfi mengatakan, transaksi ini bersifat strategis, bukan hanya bagi MedcoEnergi Group tapi juga karena menjadi dua preseden penting bagi Indonesia dan investor internasional.

Transaksi ini membuktikan kolaborasi perusahaan Indonesia, bank BUMN, pemerintah dan masyarakat dapat menghadirkan solusi atas setiap permasalahan di tanah air.

Newmont dan Sumitomo berhak menerima pujian karena telah menjadi teladan baru bagi investor internasional di sektor sumber daya alam yang sangat kooperatif dan suportif memenuhi aspirasi masyarakat.

AP Investment dipimpin Agus Projosasmito, investment banker kawakan dan mantan Presiden Direktur Danareksa Securities. Agus banyak dikenal karena memimpin transaksi penting di Indonesia. Diantaranya pendirian Star Energy dengan akuisisi operasi lepas pantai Conoco Phillips di Natuna pada 2002, dan akuisisi Wayang Windu, sebuah perusahaan geothermal ternama dari Credit Suisse dan Deutsche Bank pada 2004.

Pendiri MedcoEnergi Arifin Panigoro menyambut transaksi ini. “Saya sangat senang karena MedcoEnergi Group terus menjadi pionir yang menciptakan standar baik untuk industri maupun untuk Indonesia,” kata AP.(sak)