Mensos Khofifah Resmikan e-Warung
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Mensos Khofifah Resmikan e-Warung

Setelah pemerintah memutuskan pemberian bantuan secara secara non tunai, Menteri Sosial Khofifah Indah Parawansa meluncurkan dua warung elektronik KUBE-PKH Koperasi Masyarakat Indonesia (KMIS) di Sidosermo Wonocolo, Surabaya. Peluncuran ini merupakan kali keenam setelah di Mojokerto, Malang, Sidarjo dan kota Makassar, Sulawesi.

“Sekarang ini sudah ada e-Warung. Sehingga, untuk mengambil bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) cukup di e-Warung saja. Tidak ke tempat lainnya,” kata Khofifah pada wartawan, Minggu (7/8).

Keberadaan e-Warung menurut Khofifah merupakan upaya pemerintah memutus jalur distribusi penyaluran bantuan yang telalu panjang. Sehingga, lewat e-Warung diharapkan bisa menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan.

“Kehadiran e-Warung ini dapat dimaksimalkan dan tepat sasaran, waktu, jangkuan, jumlah dan memudahkan masyarakat dalam menerima bantuan sosial,” kata Khofifah yang meresmikan e-Warung bersama Menteri BUMN Rini Soemarno itu.

Menurut Khofifah, anggota PKH dapat membelanjakan uang bantuan yang didapat di e-Warung. Selain sembako, juga disediakan gas elpiji 3 kilogram dan pupuk bersubsidi. Pada e-Warung harga jual barang lebih murah dari harga di pasaran

Murahnya harga di e-Warung karena ada dukungan dari berbagai departeman atau instansi terkait. Misal untuk sembako dipasok Bulog. Sehingga, harganya masih harga pokok. Khofifah merinci harga seperti gula, minyak, beras, tepung bisa selisih Rp 3 ribu sampai Rp 3.500. “Misalkan gula di tempat umum dijual Rp 16 ribu per kg, di e-Warung Rp 12.500 per kg saja,” tutur Ketua Umum PB Muslimat NU tersebut

Nantinya, pada e-Warung tidak hanya terbatas pada sembako, elpiji 3 kg dan pupuk bersubsidi belaka. Tetapi juga listrik bersubsidi. “Tunggu saja pada peluncuran e-Warung berikutnya. Akan ada banyak bantuan pemerintah yang diintegrasikan,” ujar Khofifah.

Selain peresmian e-Warung, Khofifah juga mengunjungi peserta tes kompetensi calon pendamping PKH. Pendaftar seleksi SDM–PKH via online 266.629 ribu orang. Setelah dilakuknan seleksi hanya tersisa 12.602 dari 11.035 pendamping dan 1.567 operator. Seleksi SDM–PKH sendiri dilakukan serentak di 34 provinsi dengan 71 titik lokasi. Khusus Papua, Papua Barat dan Maluku tes dilakukan 10 Agustus di 12 titik lokasi.

PKH sendiri menurut Khofifah merupakan prioritas nasional untuk menanggulangi kemiskinan di Indonesa. Selain itu guna mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan sosial. “Misi PKH menurunkan angka kemiskinan 7-8 persen dan penurunan kesenjangan,” tambah Khofifah tentang program yang ditangani kementeriannya. (sak)