Menteri Susi Resmikan Satgas 115 Natuna
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Menteri Susi Resmikan Satgas 115 Natuna

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menunjukkan upaya serius pemberantasan illegal fishing, khususnya di kawasan Natuna, melalui peresmian Pusat Komando Pengendalian Satuan Tugas 115 (Puskodal Satgas 115) Pemberantasan Penangkapan Ikan secara Ilegal.

Peresmian dipimpin langsung Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti seusai melaksanakan upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-71 di Natuna, Kepulauan Riau. Puskodal Satgas 115 merupakan kerjasama dari Lanal Ranai, KKP melalui PSDKP, Polair, Bakamla, dan Kejaksaan Negeri Ranai.

Menteri Susi menegaskan bahwa peresmian Puskodal Satgas 115 merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam menjadikan Natuna sebagai harapan Nusantara. Hal ini karena Natuna merupakan salah satu wilayah yang sangat kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA) seperti minyak bumi, gas alam, serta ikan dan SDA belum digali, seperti rumput laut, tripang, udang, dan lobster.

“Natuna bagian Indonesia, begitu juga pulau terluar lainnya. Dalam pidato Presiden, membangun dalam perubahan. Dulu pembangunannya adalah Java sentris, tapi sekarang Indonesia sentris. Satgas 115 menjaga kedaulatan wilayah laut Natuna yang berada di ujung paling luar,” tegas Menteri Susi.

Karena memiliki SDA yang sangat kaya, Natuna rentan terhadap tindak kriminal seperti penjarahan dan pencurian, baik oleh koorporasi maupun oleh pengusaha dan nelayan. Menteri Susi menegaskan bahwa hal-hal tersebut harus dihentikan secepatnya.

Dalam hal ini, Satgas 115 berperan menjadi garda terdepan untuk menjaga laut sebagai sumber sejarah. “Saya punya keyakinan, jika ada komitmen bersama, kerja akan lebih baik. Bersama tim saya titip NKRI, kedaulatan, dan kejayaan,” pesan Menteri Susi. (sak)