Pabrik HSM Kedua PT Krakatau Steel
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Pabrik HSM Kedua PT Krakatau Steel

Setelah Kick-off Engineering yang diselenggarakan Mei lalu, PT Krakatau Steel (PTKS) melakukan Grounbreaking, sebagai tanda dimulainya pembangunan pabrik HSM #2 atau Pabrik Baja Lembaran Panas #2 di kawasan industri Krakatau Steel Cilegon.

Direktur Utama PTKS Sukandar menyatakan, proyek ini merupakan implementasi dari rangkaian strategi yang dilakukan PTKS untuk menumbuhkembangkan perusahaan ke depan dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi, memperluas dan memperbesar pangsa pasar sehingga dapat mempertahankan penguasan pasar baja lembaran.

“Investasi Proyek HSM #2 akan menelan total biaya sebesar 460 juta dolar USD, yang terdiri dari ekuitas yang diperoleh dari Penawaran Saham Perdana (IPO) Perseroan, serta didukung pihak perbankan,” ujar Sukandar kepada media, Senin (22/8) lalu.

Dia menambahkan, proyek ini merupakan wujud nyata PTKS dalam mendorong pertumbuhan investasi nasional, khususnya Kota Cilegon dan Provinsi Banten.

Proyek dan Pabrik HSM #2 dapat menyerap tenaga kerja yang cukup signifikan sehingga akan menimbulkan efek berantai dalam sektor ekonomi baik formal maupun nonformal bagi masyarakat Cilegon dan sekitarnya.

Pabrik HSM #2 yang akan dibangun ini memiliki kapasitas 1,5 juta ton baja lembaran panas (HRC) per tahun, sehingga dapat menambah kapasitas produksi PTKS saat ini dari 2,4 juta menjadi 3,9 juta ton HRC per tahun.

Produk HRC dari Pabrik HSM #2 memiliki lebar 600–1.650 mm dengan ketebalan 1,4–16 mm pada tahap pertama, dengan menyasar pada segmen pasar otomotif, re-rolling, pipa dan tabung, serta konstruksi.

Pada tahap selanjutnya, PTKS akan membangun fasilitas tambahan Reheating Furnace, Finishing Mill, dan Down Coiler untuk meningkatkan kemampuan produksi HRC yang lebih tipis hingga mencapai 1,2 mm serta meningkatkan kapasitas produksi hingga mencapai 4 juta ton pertahun.

Proyek pembangunan Pabrik HSM #2 akan dikerjakan Konsorsium SMS Group GmbH dengan PT Krakatau Engineering yang menerapkan teknologi terbaru yang akan menghasilkan kualitas produk dan efisiensi energi yang lebih baik.

SMS Group GmbH merupakan pihak yang sebelumnya telah menangani pembangunan pabrik HSM #1 milik PTKS sehingga memiliki sejarah tumbuh dan berkembang bersama-sama. Proyek direncanakan akan diselesaikan dalam waktu 31,5 bulan, dan ditargetkan selesai awal semester 2019.

Pembangunan pabrik HSM#2 oleh PTKS dilakukan sebagai bagian dari sejumlah terobosan selama enam bulan pertama, yang telah membuat perbaikan kinerja signifikan pada semester I 2016 dibandingkan periode sama tahun 2015, sebagai bagian dari strategi melanjutkan pertumbuhan perusahaan. (sak)