Pameran di Mal Perkuat Fesyen Muslim
GAYA HIDUP PERISTIWA

Pameran di Mal Perkuat Fesyen Muslim

Menyadari pesatnya perkembangan tren fesyen muslim, Kemendag menggelar Pameran Hijab, Fashion, & Accessories Mall To Mall 2016 di Mal Gandaria City 21-25 September. Pameran ini diharapkan mampu menumbuhkan daya saing dan meningkatkan kualitas pelaku usaha fesyen muslim.

Rencananya pameran ini akan berlangsung secara safari di 8 mal di 6 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta (Mal Gandaria City, One Belpark Mal, dan Kota Kasablanka), Bandung (Trans Studio Mal), Jogja (Jogja City Mal), Surabaya (Grand Royal Mal), Palembang (Palembang Icon), dan Makassar (Ratu Indah Mal).

“Tren fashionpreneur (fashion entrepreneur) di kalangan pecinta fesyen muslim telah berkembang semakin kreatif dan inovatif, terutama untuk hijab,” tegas Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Novi Vrisvintati, Rabu (21/9).

Meneurutnya, ini perlu kita dukung. Kita harus menunjukkan bahwa produk fesyen Indonesia memiliki keunggulan baik dalam segi kualitas, estetika, dan kreativitas yang berdaya saing dan mempunyi nilai jual tinggi, katanya.

Novi menyambut positif perkembangan industri fesyen muslim dan aksesorinya yang sangat pesat, seiring gegap gempita pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Pameran ini juga menjadi salah satu cara mempersiapkan masyarakat yang mandiri di tengah persaingan kompetisi global. Pameran ini sekaligus membuka peluang bisnis bagi pelaku usaha fesyen, hijab, dan aksesori bagi para perancang busana muslim.

“Diharapkan pameran ini mampu meningkatkan daya saing dan memperkenalkan ragam fesyen muslim Indonesia. Kami menghadirkan stan tematik yang menampilkan hasil karya perancang fesyen, hijab, dan aksesori Indonesia yang sudah terkenal, baik nasional maupun global, khususnya yang sejalan dengan perkembangan kreasi ragam busana muslim tanah air,” lanjut Novi.

Sebagai penyemarak pameran, diselenggarakan pula pagelaran busana, talk show, demo produk, serta make up dan hijab tutorial. Selain itu, digelar pula lomba fesyen muslim anak, kuis, permainan, dan pertunjukan musik. Beragam kegiatan ini diharapkan mampu memasyarakatkan tren fesyen muslim Indonesia.

Novi menyambut baik dukungan yang datang dari anggota Asosiasi Perancang Busana Muslim yang hadir menyemarakkan kegiatan. “Lewat pameran ini, Pemerintah juga mengemban misi meningkatkan kecintaan dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri,” pungkas Novi. (sak)