Patung Jokowi di Museum Madame Tussauds
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Patung Jokowi di Museum Madame Tussauds

Tak lama lagi, figur lilin seorang Presiden Joko Widodo akan menghiasi Museum Madame Tussauds di Hongkong. Museum ini telah dikenal dengan koleksi karya figur lilin para tokoh dunia. Presiden Jokowi sendiri dipastikan akan menjadi presiden kedua Indonesia yang mendapatkan kehormatan diabadikan disana setelah Presiden Soekarno.

Figur Jokowi nantinya akan menjadi koleksi salah satu Museum Madame Tussauds yang berlokasi di Hongkong. Pembuatan figur Jokowi didasari atas tingginya permintaan pengunjung Madame Tussauds Hongkong mengenai sosok Jokowi sebagai pemimpin dunia yang pantas diabadikan dalam museum tersebut.

“Madame Tussauds secara reguler mengadakan survey dan ketika kami bertanya kepada pengunjung kami, siapakah tokoh yang ingin Anda lihat selanjutnya? Nama Presiden Joko Widodo kemudian muncul di peringkat teratas,” terang General Manager Madame Tussauds Hongkong, Jenny You di Istana Negara, Kamis (13/10).

Terhadap hasil tersebut, pihaknya kemudian melakukan penelitian terkait tokoh Presiden dan mereka mempercayai bahwa Jokowi merupakan tokoh yang merakyat dan peduli terhadap masyarakat kecil. Selain itu, Jokowi juga sangat menaruh perhatian pada pemberantasan korupsi.

“Kami sangat yakin bahwa Presiden Joko Widodo akan menjadi figur pemimpin terbaik untuk bergabung dengan Madame Tussauds di Hong Kong tahun depan,” lanjutnya.

Senada dengan Jenny, Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Hongkong, Tri Tharyat, menambahkan bahwa dalam survey tersebut, nama Jokowi menempati peringkat pertama dalam survey bila disandingkan dengan pemimpin-pemimpin politik lainnya. Survey tersebut dilakukan Madame Tussauds selama satu tahun terakhir.

“Di antara pemimpin politik lainnya, Presiden Joko Widodo menempati peringkat pertama dalam survey. Survey dilakukan dalam satu tahun terakhir,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam survey tersebut, Jokowi menempati peringkat ketiga di bawah Eason Chan dan juga Big Bang. Keduanya datang dari latar belakang artis dan musisi. Sementara tepat di bawah Jokowi terdapat nama Lionel Messi yang merupakan pesepakbola terkenal asal Argentina. Dari kalangan politik, Donald Trump dan Hillary Clinton sebagai calon Presiden Amerika Serikat juga secara berturut-turut berada pada peringkat ke-5 dan ke-8 dalam survey tersebut.

Nantinya, figur Jokowi di Madame Tussauds Hong Kong akan bersanding berhadapan dengan sosok Presiden Soekarno yang tinggi gagah dan tampil sempurna dengan senyum penuh wibawa. Selain menjadi presiden kedua Indonesia yang diabadikan dalam museum tersebut, figur Jokowi sekaligus menjadi satu-satunya kepala negara di Asia Tenggara yang masih aktif menghiasi museum tersebut.

Menurut keterangan pihak Madame Tussauds Hong Kong, figur lilin pria kelahiran Solo tersebut direncanakan untuk menggantikan posisi figur Presiden Obama dan akan diberikan ruang pamer yang cukup luas. Sebelumnya, figur sejumlah pemimpin dunia telah diabadikan dalam museum tersebut, diantaranya Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Tiongkok Xi Jinping, dan Mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela.

Proses pembuatan figur lilin diperkirakan berlangsung selama sekira enam bulan dan dibuat secara khusus di London, Inggris. Madame Tussauds Hong Kong sendiri menargetkan dapat memperkenalkan figur lilin Jokowi secara resmi musim panas 2017 mendatang.

Tim dari Madame Tussauds sendiri secara khusus bertolak dari Inggris menuju Jakarta guna melakukan pengukuran postur Jokowi. Mereka mengaku sangat antusias dalam proses pembuatan figur tersebut. Apalagi Jokowi akan menyumbangkan koleksi batiknya yang akan dikenakan di salah satu pose figur lilin tersebut.

Dalam kesempatan terpisah, Mensekneg Pratikno menganggap kesederhanaan seorang Presiden Joko Widodo yang selama ini diperlihatkan mampu menarik perhatian masyarakat internasional. Indonesia pun patut berbangga dengan kehadiran figur Jokowi di Madame Tussauds.

“Bangsa Indonesia patut berbangga dengan pemasangan figur lilin Presiden kita di Madame Tussauds, Hongkong. Ini menunjukkan betapa pribadi Pak Jokowi yang sederhana dan merakyat juga menarik perhatian masyarakat internasional,” ujar Pratikno ketika diminta tanggapannya. Pembuatan figur lilin diperkirakan menelan biaya sekira HKD 1,8 juta. Namun pemerintah Indonesia sama sekali tidak mengeluarkan biaya karena pihak Madame Tussauds yang meminta dan menanggung keseluruhan biaya. (sak/ist)