Pelajar Indonesia di Asean School Games
OLAHRAGA

Pelajar Indonesia di Asean School Games

Event tahunan Asian School Games 2016 resmi dibuka di CMU Convention Center, Chiang Mai Thailand Pada opening ceremony Jumat (22/7) sore itu, Indonesia mengikutkan 176 pelajarnya dan bakal berkompetisi hingga 29 Juli mendatang.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Gatot S Dewa Broto yang hadir pada acara pembukaan berharap para atlet Indonesia yang akan bertanding fokus untuk bertanding dan memberikan prestasi yang terbaik.

Gatot optimis tinggi tetap ada dipundak kontingen Indonesia menyumbangkan hasil yang terbaik. Meski sebelum keberangkatan kondisi persiapan para atlet sangat minimal, namun Gatot tetap yakin minimal atlet Indonesia bisa berbicara banyak pada event Asean School Games tahun ini.

“Kita tahu memang tim Indonesia memiliki persiapan yang kurang, tapi itu semuanya bukan alasan utama bagi kita untuk berjuang dengan maksimal. Di ASG sebelumnya, kita juga bisa berbicara banyak dengan meraih juara umum di kandang Brunai Darussalam. Seperti apa yang disampaikan Bapak Menpora waktu pelepasan sebelumnya, kami tetap optimis bisa mempertahankan juara umum,” kata Gatot.

Pria yang juga Kepala Komunikasi Publik Kemenpora ini mengatakan bahwa dari ajang ini muaranya untuk melahirkan bibit baru potensial yang bisa diproyeksikan untuk ajang SEA Games 2017 Malaysia ataupun ketika menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

“Ajang ini memang untuk memantau sekaligus melahirkan bibit-bibit baru untuk ajang internasional lainnya. Mereka bisa saja satu atau dua tahun nanti bermain di ajang Sea Games 2017 atau Asian Games 2018 dimana kita menjadi tuan rumah. Kita harus memikirkan proses pembibitan dari sekarang,” tambahnya.

Asian School Games 2016 adalah ajak ke-8 yang pernah digelar. Dikuti atlet-atlet berstatus pelajar dari negara ASEAN dengan batasan usia maksimal 18 tahun. Negara yang mengirim atletnya adalah Maaysia (194 pelajar), Thailand (191), Singapore (179), Indonesia (176), Laos (77), Vietnam (45), Kamboja (23) dan Brunei (16). Myanmar, Philipina dan Timor Leste tidak mengirim wakilnya.

Total 901 pelajar tersebut akan mengikuti 11 cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu Atletik, Bulutangkis, Basket, Futsal, Golf, Senam, Sepaktakraw, Renang, Tenis Meja, Tenis Lapangan dan Bola Voli. Tahun lalu di Brunei, Indonesia keluar sebagai juara umum dengan merebut 25 emas.(sak)