Pelindo III Journalist Award 2016 Digelar
KOMUNITAS PERISTIWA

Pelindo III Journalist Award 2016 Digelar

BUMN kepelabuhanan, Pelindo III kembali menggelar ajang tahunan untuk mengapresiasi karya para jurnalis, Pelindo III Journalist Award 2016. Karya-karya jurnalistik terbaik akan bersaing dalam 4 kategori lomba, yaitu Karya Tulis Jurnalistik Media Cetak, Karya Tulis Jurnalistik Media Online, Karya Jurnalistik, Televisi dan Radio, dan juga Karya Jurnalistik Foto.

Seperti penyelenggaraan tahun sebelumnya, hadiah tunai puluhan juta rupiah dilombakan untuk karya-karya jurnalistik terbaik pada bidang kepelabuhanan tahun ini. Untuk masing-masing kategori yang dilombakan, Juara I mendapat Rp 10 juta, Juara II Rp 7,5 juta dan Juara III Rp 5 juta. Tidak hanya uang tunai, pemenang juga memperoleh trofi serta kesempatan untuk port visit di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola Pelindo III.

“Sebagai wujud dukungan dan penghargaan kami kepada para jurnalis terbaik negeri ini, maka ajang kompetisi ini kembali digelar. Terutama atas konsistennya telah bersama Pelindo III membangkitan semangat negeri maritim dengan mengabarkan gelora kiprah pelabuhan Indonesia kepada masyarakat,” ujar Kepala Humas Pelindo III Edi Priyanto di Surabaya, Senin (18/7).

Pelindo III yang menggandeng Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) untuk pelaksanaan penghargaan tersebut menghadirkan juri independen dari berbagai latar belakang, mulai dari praktisi komunikasi dan jurnalistik hingga pakar dunia bahari. Diantaranya, Doni Maulana Arif (Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Timur), Daniel M Rosyid (Dekan Fakultas Teknologi Kelautan ITS Surabaya), Febby Mahendra Putra (Harian Surya) dan Fully Syafi (Fotografer EPA).

Tema yang diusung tahun ini adalah Tantangan Pelindo III Wujudkan Tol Laut Jokowi. “Tahun ini, kami berharap di tengah fokus pembangunan sektor maritim yang sedang gencar digaungkan pemerintahan Presiden Jokowi, ajang penghargaan ini dapat menghasilkan karya-karya jurnalistik yang dapat mendorong dan memperluas wacana juga perhatian masyarakat serta berbagai institusi terkait untuk bersama-sama mewujudkan kebangkitan maritim negeri,” ungkap Edi Priyanto.

Pers sebagai pembuka dialog, hendaknya dapat memberikan informasi yang akurat dan proporsional. Sehingga para pelaku bisnis dan masyarakat memiliki referensi yang tepat untuk mengambil langkah terbaik demi kemajuan bangsa yang sedang bersaing dalam ekonomi global sekarang ini.

Pelindo III Journalist Award 2016 terbuka bagi seluruh jurnalis di Indonesia, baik jurnalis lepas maupun yang bekerja untuk suatu institusi media. Setiap peserta diperbolehklan untuk mengirimkan tiga karya terbaiknya yang sudah dipublikasikan pada periode 1 Juli – 10 November 2016. Untuk informasi lebih lanjut dapat mengakses situs www.pelindo.co.id dan www.majalahdermaga.co.id. Panitia akan menunggu kiriman karya para jurnalis terbaik Indonesia hingga deadline pada 11 November 2016. (sak)