Pelindo III Tanjung Perak Kembangkan Bongkar Muat Satu Paket
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Pelindo III Tanjung Perak Kembangkan Bongkar Muat Satu Paket

Pelindo III Cabang Tanjung Perak melakukan pengembangan kegiatan stevedoring atau bongkar muat yang akan didukung dengan trukingnya sehingga pekerjaan akan berada dalam satu paket untuk menjaring pasar.

“Selama ini Pelindo hanya melakukan stevedoring atau bongkar muat. Untuk itu sekarang dikembangkan ke arah persaingan pasar dengan pihak swasta secara fair melakukan pekerjaan itu hingga dikirim sampai tujuan,” ujar Deputi II General Manager (GM) Pelindo III Cabang Tanjung Perak Surabaya, Agus Hermawan kepada media di Surabaya, Jumat (22/7).

Agus menuturkan, produk yang ditawarkan Pelindo tidak hanya bongkar muat, tetapi sudah menawarkan port to door artinya lengkap dengan trukingnya. Bahkan kalau perlu juga bisa menyediakan gudang di luar pelabuhan hingga lebih luas door to door.

“Dengan berupaya kearah pekerjaan paket port to door saat ini, kedepan kami kembangkan dengan sistem door to door yang menggarap mulai asal barang sampai tujuan pengirimannya,” imbuhnya.

Agus mengatakan, akses masuk pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kini terbuka lebar bagi siapa pun yang ingin berkontribusi menghidupkan dan meramaikan kepengusahaan di kawasan tersebut.

Pelindo III Cabang Tanjung Perak selaku pengelola wilayah telah memberi keleluasaan kepada seluruh pengguna jasa untuk berkompetisi dalam usahanya. “Kalau bisa kita bangun konsorsium untuk mengembangkan usaha di Tanjung Perak,” jelasnya.

Untuk itu, pelindo III sangat berkeinginan mengajak semua Perusahaan Bongkar Muat (PBM) dan seluruh pelaku bisnis yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan untuk meramaikan Tanjung Perak.

Ini dikatakan, karena Pelindo III sebagai operator, sekaligus penyedia fasilitas layanan berharap muncul kemitraan melalui jalinan kerjasama yang sehat dan kompetitif.

“Karena kegiatan bongkar muat yang ada di Tanjung Perak tidak semua dikerjakan Pelindo III. Yang pasti, kami sudah sediakan semua fasilitas yang dibutuhkan untuk bongkar muat di pelabuhan,” tuturnya.

Disamping itu, Pelindo III Cabang Tanjung Perak juga akan menyiapkan fasilitas pendukung untuk mengembangkan bisnisnya di pelabuhan. Alasannya, selain sebagai penyedia fasilitas, Pelindo III juga memiliki peran sebagai terminal operator yang bergerak di pengusahaan kawasan pelabuhan Tanjung Perak.

“Kami telah memetakan calon customer, maupun struktur organisasi dan SDM sudah kami siapkan hingga toolnya, termasuk marketing/pemasaran dan penjualan produk,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk memenuhi mekanisme pelayanan di pasar terbuka pelabuhan, Pelindo menempatkan struktur keorganisasiannya di Divisi Pemasaran Dan Pengembangan Usaha. Hal ini terkait dengan banyaknya produk yang bisa dijual dari fasilitas yang dimiliki Pelindo III. “Kalau masalah tarif, itu sangat kompetitif,” kata Agus.

Agus juga mengingatkan, pelayanan jasa yang dikelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepelabuhanan di Tanjung Perak itu diperuntukkan kepada pelaku usaha dan masyarakat secara umum.

Ia menyilakan, semua pelaku usaha dan pengguna jasa untuk melakukan usahanya secara sehat di Tanjung Perak. “Silakan saja. Karena, pelabuhan sebagai ruang publik, adalah milik siapa saja yang ingin berkontribusi. Pelabuhan bukan milik perorangan ataupun golongan kepengusahaan maupun operator saja,” pungkasnya. (sak)