Pelindo III Latih Petani di Kalimantan Tengah
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Pelindo III Latih Petani di Kalimantan Tengah

Berkaitan rangkaian kegiatan Kementerian BUMN hadir untuk negeri, Pelindo III merealisasikan program berupa aksi sosial di Provinsi Kalimantan Tengah.

Beberapa kegiatan diantaranya perbaikan puluhan fasilitas MCK dan air bersih serta pemberian pelatihan pengelolaan ternak di desa Sumber Makmur, Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Selain itu, pemasangan sambungan listrik juga akan dilakukan di beberapa wilayah yang belum mendapat pasokan lisrik hingga saat ini.

Direktur SDM dan Umum Pelindo III, Toto Heliyanto membuka kegiatan Program Bina Desa yang berlangsung di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian Desa Sumber Makmur selama dua hari dimulai pada Kamis (15/9). Acara yang bermaterikan bimbingan teknik pembuatan pakan ternak diikuti sedikitnya 50 orang peserta yang berasal dari enam kelompok tani.

Para peserta diberikan pembekalan para instruktur dari Balai Penyuluhan dengan materi pengolahan pakan ternak, kesehatan hewan, dan gangguan reproduksi. Bahan baku pengolahan pakan ternak sapi berasal dari pelepah kelapa sawit dan beberapa campuran lainnya, salah satunya bungkil.

Tidak hanya itu, para peserta juga diberikan bantuan alat kerja berupa satu unit pengolah pakan ternak sapi terdiri dari mesin pencacah dan mixer.

“Hal ini merupakan metode untuk memanfaatkan limbah pohon kelapa sawit yang banyak terdapat di sekitar desa Sumber Makmur yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar,” ucap Toto di sela-sela pembukaan acara.

Sedangkan terhadap bantuan pembuatan 50 MCK, Pelindo III telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat terkait lokasi penempatan toilet umum. Ada tiga tempat yang perlu dukungan pemasangan MCK di Kotawaringin Timur, yakni dua untuk sekolah dasar dan satu di Taman Kota Sampit.

“Dinas Kesehatan juga mengarahkan ke beberapa wilayah seperti Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit, Pulau Hanaut, dan Mentaya Hilir Utara. Namun, Teluk Sampit dan Pulau Hanaut lebih diutamakan karena sangat memerlukan,” kata GM Pelindo III Sampit, Agus Dwi Wahyono yang turut hadir pada program Bina Desa tersebut.

“Kegiatan pembangunan MCK mendapat dukungan dari warga dan Dinas Kesehatan setempat karena sejalan dengan program ‘Stop Buang Air Besar Sembarangan’ karena masih banyak warga buang air besar di sungai yang sangat beresiko bagi kesehatan,” ujar Agus.

Pelindo III juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum guna mempermudah proses pengerjaannya. Selain itu, kerjasama dengan dinas kesehatan sedang dilakukan guna pelaksanaan sosialisasi kesehatan lingkungan ke Sekolah Dasar yang rencana kegiatannya akan dimulai pada 2017 mendatang. (sak)