Pelindo III Pelopor Penyelenggara Kearsipan
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Pelindo III Pelopor Penyelenggara Kearsipan

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mendorong Pelindo III menjadi pelopor BUMN penyelenggara kearsipan di Indonesia. Hal tersebut tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama Direktur SDM dan Umum Pelindo III Toto Heliyanto dengan Kepala ANRI Mustari Irawan dan Kepala Deputy Konservasi ANRI M Taufik di Surabaya, Rabu (10/8).

“Dengan kerjasama tersebut, Pelindo III menjadi pelopor atau pilot project pembinaan kearsipan BUMN oleh ANRI dalam sejumlah langkah manajemen program dan proyek yang terstruktur,” jelas Mustari Irawan.

Pelindo III akan memelopori adanya kebijakan kearsipan yang diterapkan melalui empat instrument pokok dan tiga belas prosedur standar (SOP) kearsipan. “Komitmen bersama Pelindo III menjadi wujud pembinaan, motivasi, dan kampanye kepedulian terhadap pentingnya arsip sebagai pusat informasi,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan Toto Heliyanto. “Kerjasama ini dapat mewujudkan insan Pelindo III yang ‘sadar arsip’. Dengan pembinaan kearsipan di Pelindo III menjadi lebih terarah dan sistematis, maka dapat dicapai ukuran standar pengelolaan arsip berdasarkan kebijakan dan ketentuan dari ANRI sebagai lembaga resmi pengelola kearsipan di Indonesia,” urainya.

Beberapa tahun lalu sebenarnya Pelindo III pernah melakukan kerjasama dengan ANRI, tepatnya 1996. Namun seiring perkembangan dan perubahan undang-undang melalui kebijakan dari ANRI, maka dipandang perlu bagi BUMN kepelabuhanan tersebut melakukan pembaharuan dalam hal landasan hukum dan kerjasama melalui pembinaan oleh ANRI.

Salah satu bentuk kerjasama yang pernah dilakukan Pelindo III dengan ANRI diantaranya penyusunan pedoman kearsipan pada 1996 dan 2006, pembenahan arsip pada 2004, penyerahan aplikasi SIKD pada 2010, dan penyelenggaraan lomba kearsipan internal di lingkungan Pelindo III.

Toto menegaskan, Pelindo III akan melakukan peningkatan berkelanjutan dengan membentuk dedicated team khusus pembina kearsipan, menambah SDM kearsipan, menyelenggarakan diklat kearsipan berdasarkan kebutuhan.

Juga membangun sistem kearsipan berbasis teknologi informasi, menyusun dan membarui pedoman kearsipan dan SOP berdasarkan peraturan perundang–undangan, serta membina dan memotivasi terhadap pentingnya arsip sebagai pusat informasi.

Untuk meningkatkan kinerja kearsipan, selain penerapan teknologi informasi, manajemen Pelindo III juga menyusun keberlanjutan karir untuk pegawai pengelola arsipnya. Langkah tersebut disambut baik ANRI.

“Pelindo III sudah memiliki pemahaman pengelolaan arsip yang baik, karena sudah memikirkan jenjang karir pegawai pengelola arsip. Hal ini patut diapresiasi dan diterapkan juga untuk arsiparis non-PNS di lembaga lainnya,” kata Mustari Irawan.

“Dengan menjadi pelopor BUMN penyelenggara kearsipan, ke depannya seluruh insan Pelindo III menjadi ‘sadar arsip’ dan memiliki pusat informasi yang bisa diandalkan untuk menjadi data pendukung atas pengambilan keputusan manajerial yang cepat dan tepat sasaran,” tegas Toto optimis. (sak)