Pemerintah Dirikan Lima IAIN
KOMUNITAS PERISTIWA

Pemerintah Dirikan Lima IAIN

Dengan pertimbangan dalam rangka memperluas rumpun Ilmu Agama Islam dan memenuhi tuntutan perkembangan masyarakat, pemerintah bakal mendirikan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di lima lokasi yang berbeda.

Lokasi tersebut adalah di Metro (Lampung), Lhok Seumawe (Aceh), Pekalongan (Jateng), Kerinci (Jambi) dan Ponorogo (Jatim). Pendirian IAIN baru ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 71, 72, 73, 74 dan 75 Thn 2016, yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 1 Agustus 2016.

Pendirian IAIN Metro merupakan perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Jurai Siwo Metro. IAIN Lhok Seumawe merupakan perubahan bentuk dari STAIN Malikussaleh Lhokseumawe. IAIN Pekalongan perubahan dari STAIN Pekalongan. IAIN Kerinci perubahan dari STAIN Kerinci. Dan IAIN Ponorogo merupakan perubahan dari STAIN Ponorogo.

Semua IAIN itu merupakan perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Agama yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Agama.

Terkait perubahan itu, maka semua kekayaan, pegawai, hak dan kewajiban dari masing-masing STAIN dialihkan menjadi kekayaan, pegawai, hak dan kewajiban IAIN masing-masing. Demikian pula, semua mahasiswa STAIN perguruan tinggi tersebut menjadi mahasiswa IAIN.

“Hal yang timbul dari dan berhubungan dengan pelaksanaan Perpres ini, menjadi tanggungjawab menteri/pimpinan lembaga pemerintah nonkementerian terkait sesuai kewenangan masing-masing,” bunyi Pasal 3 masing-masing Perpres di atas.

Menurut Pasal 6 masing-masing Perpres diatas, Perpres tersebut berlaku pada tanggal diundangkan, yaitu 3 Agustus 2016 Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. (sak)