Pemuda Kota Pahlawan Rapatkan Barisan
KOMUNITAS PERISTIWA

Pemuda Kota Pahlawan Rapatkan Barisan

Jajaran pemuda Kota Pahlawan yang tergabung dalam Putera Surabaya (Pusura) berikrar akan mendukung kegiatan berskala internasional Prepcom 3 UN Habitat III yang 25–27 Juli mendatang. Sebagai deklarasi, akan diadakan arak-akan kendaraan bermotor yang diikuti 127 klub dan komunitas dari penjuru Kota Surabaya pada hari Minggu (17/7).

Abah Dowan selaku Ketua Bikers Motor Community (BMC) Pusura menjelaskan, arak-arakan kendaraan bermotor ini merupakan bukti nyata, bahwa pemuda Surabaya adalah pemuda yang solid dan bersatu demi situasi yang kondusif di Kota Surabaya. Rencananya, arak-arakan yang dimulai pukul 17.00 ini akan estafet melintasi tiga titik.

“Arak-arakan dimulai dari gedung eks Mpu Tantular, kemudian di jembatan penyeberangan orang (JPO) Santa Maria, BRI Tower dan zebra cross Gramedia. Nantinya, seluruh bikers akan berkumpul di titik akhir di Sekretariat Pusura di Jalan Yos Sudarso, dan bersama-sama halalbihalal dengan Walikota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota,” tegas Abah Dowan.

Ketua Panitia Halalbihalal Akbar Pusura 2016 Usman Hakim menambahkan, kegiatan halalbihalal yang diadakan tahun ini terbilang istimewa. Kegiatan yang telah berjalan selama empat tahun ini dilaksanakan berdekatan dengan kegaitan Prepcom 3 UN Habitat III. Nantinya, tak hanya Walikota Surabaya yang hadir, juga Muspida, DPRD dan tokoh masyarakat Surabaya.

“Kami ingin menunjukan, bahwa Kota Surabaya adalah kota kondusif, dan aman untuk berbagai kegiatan baik berskala nasional maupun Internasional. Seluruh bikers dibawah binaan BMC Pusura juga berikrar turut menciptakan situasi kondusif baik selama gelaran even, hingga kegiatan di tahun-tahun berikutnya,” imbuh Usman Hakim.

Abah Dowan menambahkan, dengan adanya binaan bikers Pusura, turut mempersempit celah tindak kriminalitas yang terjadi di Kota Pahlawan, sekaligus mengantisipasi masuknya oknum pencurian kendaraan bermotor di tubuh komunitas bikers. Ia mencontohkan kejadian kehilangan kendaraan bermotor milik warga yang sempat terjadi.

“Kami langsung melakukan broadcast di grup-grup komunitas yang tersebar untuk mengkoordinir komunitas yang terdapat di perbatasan keluar kota Surabaya, hal ini untuk mengantisipasi motor curian tersebut dibawa ke luar Surabaya. Tak butuh waktu lama, sebelum 24 jam motor yang hilang tersebut sudah kembali ke pemiliknya, dan pencurinya langsung dibawa ke pihak berwajib,” imbuh Abah Dowan.

Ia menambahkan, komunitas bikers juga dapat dijadikan partner dalam mengurangi angka kriminalitas di jalan raya, karena bikers di Kota Surabaya juga telah berikrar dengan Polda Jatim terkait ikrar pelopor tertib berlalu lintas. Bagi warga Kota Surabaya yang mengalami kehilangan kendaraan bermotor, bisa menggandeng Pusura dengan cara datang ke Sekretariat Pusura di Jalan Yos Sudarso No. 9.

“Jika ada masyarakat yang mengalami kehilangan kendaraan bermotor, bisa lapor ke sekretariat. Selama motor belum hilang terlalu lama, kami bantu semaksimal mungkin. Hal ini juga kami jadikan sebagai salah satu kampanye, bahwa tak selamanya komunitas motor itu bertindak anarkis,” tegas Abah Dowan. (sak)