Perdana, Kapal Pesiar Kunjungi Banyuwangi
JALAN-JALAN PERISTIWA

Perdana, Kapal Pesiar Kunjungi Banyuwangi

Pertama dalam sejarah kapal pesiar MS Silver Discover sandar Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur. Kapal berbendera Bahama dengan panjang 102 meter berhasil sandar pada Kamis (20/10) pagi.

Tarian daerah dan alunan lagu gamelan khas Banyuwangi menyambut para penumpang kapal cruise ketika mereka turun untuk melanjutkan berwisata di Banyuwangi.

Penyambutan para turis dengan pertunjukan tari gandrung dan penari rodat yang merupakan kesenian khas hadrah Banyuwangi.

“MS Silver Discover merupakan kapal perdana yang sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, kapal ini membawa sedikitnya 81 wisatawan asing dari berbagai negara dan 150 kru kapal,” ujar General Manager Pelindo III Tanjung Wangi, Bangun Swastanto.

Bangun menjelaskan bahwa Pelabuhan Tanjung Wangi memiliki fasilitas dermaga sepanjang 543 meter dengan kedalaman mencapai -12 sd -14 Meter Low Water Spring (MLWS).

Dermaga yang disandari kapal pesiar tersebut telah memenuhi persyaratan keamanan internasional, yaitu dengan comply International Ship and Port Facility Security (ISPS Code), sehingga semua kapal internasional dapat langsung sandar.

Bangun ikut memberikan kalungan bunga kepada kapten kapal yang menakhodai kapal MS Silver Discover sebagai bentuk keramahtamahan dan ucapan selamat datang di Pelabuhan Tanjung Wangi.

Para wisatawan juga disuguhi aneka souvenir dan makanan kecil yang tersaji dalam beberapa stan yang diatur dengan menarik.

Penyambutan kapal pesiar ini dikemas apik, pasalnya pelaksanaanya dilakukan melalui sinergi Pelindo III dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Tidak hanya tim kesenian yang memberikan sambutan selamat datang, namun Kepala Dinas Pariwisata Kota Banyuwangi juga turut hadir dalam penyambutan kapal pesiar perdana tersebut.

Bangun menjelaskan Pelindo III berkomitmen turut meningkatkan kunjungan wisatawan melalui kapal pesiar di Indonesia khususnya di wilayah Banyuwangi.

Tercatat sedikitnya 130 kapal pesiar telah berkunjung pada pelabuhan di wilayah Pelindo III pada 2015 lalu. Di Pelabuhan Banyuwangi, Pelindo III telah melaksanakan kerjasama dengan Pemkab Banyuwangi untuk pengembangan wisata di Boom Marina yang merupakan wilayah Pelindo III.

“Lokasi Wisata di Banyuwangi sangat menarik, ada beberapa tempat yang sudah terkenal di penjuru dunia, salah satunya Kawah Ijen yang memiliki keunggulan blue fire dan hanya ada di dua negara di dunia,” tambah Bangun.

“Selain wilayahnya yang unik, Pemkab Banyuwangi juga sangat bagus dalam manajemen promosi wilayahnya. Semangat inilah yang mendorong Pelindo III berinvestasi menyiapkan sarana prasarana fasilitas pariwisata dengan pengembangan Pelabuhan Boom menjadi Boom Marina Banyuwangi,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, Mohamad Yanuarto Bramuda saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Wangi menyampaikan bahwa pemerintah mensupport penuh kegiatan kunjungan cruise di Banyuwangi.

“Kami telah menyiapkan destinasi wisata berbasis ecotourism di Banyuwangi sekaligus memberikan suguhan yang paling menarik dan pelayanan berkesan bagi wisatawan cruise ini, sehingga dapat terus merangsang jumlah wisatawan asing untuk berkunjung di Kabupaten Banyuwangi,” ujar Brahmanto.

Ketika ditanya masalah jumlah kunjungan wisatawan yang berkunjung di Banyuwangi, Bramuda menyampaikan bahwa terjadi lonjakan kunjungan turis baik domestik maupun mancanegara.

Untuk kunjungan turis mancanegara selama periode tahun 2015, tak kurang dari 40.000 wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi. “Kami optimis untuk tahun 2016 ini turis mancanegara bisa mencapai 50.000 wisatawan,” pungkasnya. (sak)