Pertama, Remarkable Indonesia Fair Sukses
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Pertama, Remarkable Indonesia Fair Sukses

Untuk kali pertama, Kementerian Perdagangan menggelar Remarkable Indonesia Fair (RIF) di Hilton Chicago Hotel, Chicago, Amerika Serikat (AS), pekan lalu. Hasilnya cukup memuaskan. Dari 37 peserta pameran asal Indonesia yang berpartisipasi mendapat sambutan bagus dari pengunjung.

“Transaksi yang dihasilkan cukup bagus mengingat kegiatan ini bukan pameran dagang yang dihadiri ribuan buyers,” ujar Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago Wijayanto, yang juga ketua panitia penyelenggaraan RIF 2016 melalui rilis Humas Kemendag, Jumat (29/7).

Tak kurang sebanyak 800 pengunjung menghadiri acara ini. Selain membeli, mereka juga menikmati berbagai pertunjukan kebudayaan Indonesia, workshop batik, demo masak, dan berbagai acara lainnya. “Tujuan utama RIF memang lebih ke arah branding Indonesia secara keseluruhan, baik dari sisi budaya maupun perdagangan,” katanya.

Acara ini dihadiri tamu penting, antara lain Illinois Secretary of State Jessie White dan President/Chief Executive Officer (CEO) Bando USA Inc Joseph Laudadio. Wijayanto mengatakan, kehadiran CEO Bando, perusahaan yang telah mengimpor produk otomotif dari Indonesia selama hampir 30 tahun ini, adalah untuk menerima penghargaan Prima Niaga Awards.

Penghargaan tersebut diberikan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dan ITPC Chicago bagi perusahaan AS yang telah bekerjasama dengan baik dengan perusahaan di Indonesia selama bertahun-tahun.

Selain pameran, yang mendapat banyak perhatian pengunjung adalah workshop batik dan demo memasak makanan Indonesia. Workshop batik yang dibawakan Joanne Gigliotti, pemenang pertama the American Batik Design Competition, dipenuhi pengunjung yang tertarik belajar mengenai seni membuat batik.

“Beberapa dari pengunjung bahkan menginginkan agar kelas yang sama dibuat secara reguler,” jelas Plt Konjen KJRI Chicago Eni Hartarti, yang juga merupakan pembina RIF.

Di sesi demo masak, Chef Maya dari Mayasari Grill Restaurant di Indiana menunjukkan cara membuat gado-gado, salad khas Indonesia yang disiram saus kacang. Sedangkan untuk kudapan pencuci mulut, Chef Anton Pulung dari The James Hotel di Chicago menunjukkan cara membuat dadar gulung.

Menurut Eni, kedua masakan tersebut dipilih karena pembuatannya cukup mudah dan rasanya juga sesuai selera masyarakat AS, dimana saat ini banyak yang menggemari makanan dari kacang, sayur dan kelapa.

Para pengunjung yang hadir juga memenuhi ruangan seminar Explore and Discover the Wonderful Indonesia yang dipandu Kelly Rizzo (host Eat Travel Rock TV). Para pembicara seminar antara lain Paul Edmundus dari Floressa Bali Tours dan Suci Kramer dari Doyan Travel yang berbagi informasi mengenai tips dan destinasi wisata terbaik di Indonesia.

Setelah seminar mengenai wisata Indonesia, RIF juga menyajikan talk show mengenai batik yang merupakan salah satu aset berharga Indonesia. Talk show ini dipandu Elly Fishman yang juga editor senior di Chicago Magazine. Sedangkan pembicara terdiri dari Insana Habibie dari Limaran Batik Indonesia dan Leesa Hubbell dari Surface Design Journal.

Hal lain yang menarik perhatian pengunjung adalah pemahatan kayu secara langsung oleh suku Asmat dari Papua, Indonesia. Pemahatan yang diselesaikan kurang dari setengah hari ini dilakukan sesuai tradisi Suku Asmat, yakni dengan melantunkan lagu.

Lebih lanjut, Wijayanto mengatakan bahwa antusiasme pengunjung juga terlihat dari kesabaran mereka mengikuti kegiatan RIF dari pagi sampai malam hari. Pagelaran busana yang menjadi puncak acara juga dipenuhi pengunjung.

Pagelaran diisi pertunjukan dari Indonesian Fashion Gallery dan Kartika Widjanta (Lady Quaint) dengan menampilkan produk-produk fesyen dan aksesori dari beberapa desainer ternama Indonesia.

Disela-sela acara penutupan, Friends of Gamelan (FROG) menerima penghargaan Duta Budaya dari KJRI Chicago. Selain itu acara yang paling ditunggu-tunggu adalah doorprize dengan berbagai macam hadiah seperti tiket pesawat gratis dari Chicago ke Jakarta dari The Japan Airlines, paket wisata ke Labuan Bajo dari Floressa Bali Tours, dan voucher menginap di Hotel Salak Bogor.

“Untuk itu saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor yang memberikan hadiah dan juga dukungan penyelenggaraan acara seperti Bank Indonesia, Bank Rakyat Indonesia dan Bank Nasional Indonesia,” tutur Eni. RIF yang diinisiasi KJRI dan ITPC Chicago, serta didukung Diaspora Indonesia di wilayah Midwest ini rencananya akan diselenggarakan setiap tahun di Chicago, AS. (sak)