PGN Santuni 15.000 Anak Yatim
PERISTIWA

PGN Santuni 15.000 Anak Yatim

Tak tangung-tanggung, Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memberikan santunan kepada 15.000 anak yatim yang tersebar di 11 provinsi di Indonesia. Nilai santunan yang diberikan sebesar Rp 7,5 miliar.

Pemberian santunan dilakukan secara simbolis di acara peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid PGN, Jalan KH. Zainul Arifin, Jakarta Pusat, Selasa (28/6) lalu.

Selain santunan anak yatim, PGN juga menyalurkan bantuan kepada 614 yayasan anak yatim yang ada di 11 Provinsi diantaranya di JakartaJabar, Jateng, Jogja, Jatim, Lampung hingga Sumatera Utara senilai Rp 921 juta.

Pemberian santunan kepada anak yatim dan bantuan kepada yayasan tersebut merupakan bagian dari program tanggungjawab sosial dan lingkungan yang dilakukan PGN setiap tahun di seluruh daerah operasinya di Indonesia. Hal ini adalah bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri.

“Di bulan suci Ramadhan yang mulia ini, PGN ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Kami berharap energi baik PGN dapat menjadi berkah bagi Indonesia,” kata Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso usai menyerahkan bantuan secara simbolis.

Hendi menambahkan bahwa doa dan dukungan yang diberikan kepada PGN selama ini dapat memberikan nilai positif bagi PGN. Yaitu dalam upaya terus membangun infrastruktur gas bumi dalam rangka meningkatkan dan memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat.

Saat ini PGN memiliki dan mengoperasikan pipa gas bumi sepanjang lebih dari 7.100 km atau 76 persen pipa gas nasional. Melalui pipa gas bumi tersebut, mengalir gas bumi ke berbagai segmen pelanggan mulai dari rumah tangga, UKM, mall, hotel, apartemen, rumah sakit, sekolah, restoran, industri, pembangkit listrik dan transportasi.

Selain memberikan bantuan anak yatim dan yayasan, PGN sebelumnya juga sudah menggelar Pasar Murah di 8 daerah seperti di Pasuruan, Banten, Bekasi, Mojokerto, Bogor, Sukabumi, Karawang dan Riau Pekanbaru.

Dalam pasar murah tersebut disediakan 10.000 paket sembako senilai Rp 1,5 miliar yang berisi 10 kg beras, 2 liter minyak goreng, dan 2 kg gula pasir senilai Rp 150.000, tapi dijual Rp 25.000 per paket.

“Semoga bantuan ini memberikan berkah dan doa bagi PGN yang saat ini telah berusia 51 tahun, untuk menjadi perusahaan energi di sektor gas bumi yang menjadi kebanggaan dan bermanfaat bagi masyarakat, dan terus berkomitmen mengembangkan infrastruktur dan penyaluran gas bumi di tanah air,” ungkap Hendi. (sak)