Poduk Gula Merah Butuh Inovasi
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Poduk Gula Merah Butuh Inovasi

Masyarakat dan industri lebih cenderung menggunakan gula kristal putih atau rafinasi untuk konsumsi. Potensi gula merah masih belum bisa berkembang karena kurang diminati masyarakat. Sejauh proses pengolahannya masih dengan cara konvensional dan pasarnya pun masih diserap pasar tradisional.

“Di Jatim, gula merah menjadi komoditi penting disamping komoditi perkebunan lainnnya. Areal tanam bahan baku pembuatan gula merah ada seluas 8.000 hektare di seluruh Jawa Timur,” kata Kepala Dinas Perkebunan Jawa Timur, Moch Samsul Arifien kepada media di Surabaya, Kamis (11/8).

Samsul mengakui perkembangan areal gula merah belum meningkat, karena kebutuhan gula merah tidak terlalu signifikan. Menurutnya, pasar gula merah sangat prospektif dan tak kalah dengan gula kristal putih. Bahkan, banyak permintaan pasar belum mampu dilayani petani.

“Peralatan produksi yang masih konvensional dan padat karya. Jadi sulit sekali meningkatkan kapasitas produksi. Namun seiring perkembangan zaman ada pemikiran untuk modernisasi usaha gula merah tak kalah dengan gula pasir,” ungkapnya.

Proses modernisasi produksi gula merah ini bisa dilakukan dengan mengubah tampilan tempat produksi dan gudang agar tidak kumuh dan jorok.

“Bagaimanapun gula merah harus diperlakukan lebih hiegienis layaknya usaha makanan. Juga penggunaan peralatan semi modern dan modern untuk meningkatkan mutu dan kapasitas produksinya, termasuk packing dan pengemasannya,” tuturnya.

Produksi gula merah selama ini banyak terserap di pasar tradisional di berbagai kota di Jawa Timur. Bahkan beberapa tahun terakhir ini pasarnya terus meluas ke Kalimantan Selatan, Sumatera, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Untuk sentra-sentra produksinya ada di Tulungagung, Kediri dan Blitar.

Untuk bentuknya, gula merah ada yang dicetak dengan bentuk batok kelapa atau membiarkannya berbentuk curah sesuai dengan permintaan pasar. Sementara yang berbentuk batok selain dijual ke pasar-pasar tradisional, juga dioper ke perajin gula merah koin yang lokasinya tak jauh dari pabrik gula merah ini.

Ada pula produsen gula merah yang mengolahnya menjadi gula semut karena bisa disuplaikan ke pabrikan kecap. Namun suplai itu masih dalam skala kecil dan belum mampu menembus pabrik besar. (sak)