Polda Jatim Minta Waspadai 47 Titik Rawan
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Polda Jatim Minta Waspadai 47 Titik Rawan

Polda Jatim mengimbau masyarakat yang mudik mewaspadai 47 titik rawan kecelakaan lalu lintas (laka) di wilayah Jawa Timur. Mulai Jalur Pantura, jalur tengah, dan Jalur pantura selatan.

Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Jatim, Kombes Pol Muhammad Arief Pranoto di Mapolda Jatim, Kamis (30/6) mengatakan, kepolisian telah memetakan titik yang dianggap rawan kecelakaan.

Diantaranya di wilayah tengah mulai Surabaya, Jalan Achmad Yani hingga Sepanjang, Jalan Mastrip, Diponegoro, MERR dan Jalan Dr Ir Sukarno. Mojokerto mulai Jalan Raya Bangsal hingga Mojosari yang panjangnya 1 kilometer mulai kilometer 47 hingga 48. Kota Mojokerto di Jalan By Pass arah Surabaya.

Jombang ada di Jalan Raya Glagahan Perak, Kecamatan Perak. Nganjuk meliputi Jalan Raya Panglima Sudirman mulai kilometer 21-22 Desa Pelem, Kecamatan Kertosono. Ngawi mulai Jalan Tempuran Kilometer 6 hingga 7. Kemudian Mantingan kilometer 12 hingga 13. Madiun kilometer 158 hingga 159 di Desa Garon, Kecamatan Balerejo.

Untuk jalur Pantura seperti wilayah Sidoarjo, Gresik, Tuban, Lamongan, Pasuruan, Pasuruan Kota, Probolinggo, Situbondo, dan Banyuwangi. “Kalau untuk jalur selatan wilayah Malang Kota, Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, Blitar, Malang, Lumajang dan Jember,” kata Arief Pranoto.

Wilayah jalur Pantura, mulai Sidoarjo di Jalan Raya Bakung Tumenggungan hingga Jalan Raya Ciro. Gresik diantaranya Jalan Raya Ambeng-ambeng, Kecamatan Duduk Sampean. Tuban mulai Jalan Tuban hingga Babat kilometer 6-7, Kecamatan Semanding. Kemudian Jalan Tuban-Bulu, kilometer 10 – 11, Desa Bogang Kecamatan Jenu. Setelah itu Jalan Hos Cokro Aminoto, Kecamatan Tuban. Lamongan mulai Lamongan-Babat, Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi.

Pasuruan, mulai Jalan Raya Achmad Yani, Grati dan Rejoso. Probolinggo di Jalan Raya Surabaya – Situbondo, kilometer 132, wilayah Desa Kebon Agung, Kecamatan Kraksaan. Pasuruan, mulai Surabaya menuju Malang di kilometer 39-41, ikut wilayah Desa Ngerong, Kecamatan Gempol. Lumajang di wilayah Desa Candi, Kecamatan Candipuro. Jember, ada di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambu Puji, kilometer 9 hingga 10.

Situbondo, terdapat di Jalan Desa Kapongan, kilometer 203-206 menuju Surabaya. Desa Kalianget kilometer 153 – 154, arah Surabaya. Banyuwangi di Jalan Raya Jember kilometer 296 – 297, Desa Dadapan, Kecamatan Babat. Kemudian Jalan Raya Situbondo kilometer 271 – 274, masuk wilayah Desa Bangsring sampai Desa Watudodol, Kecamatan Kaipuro.

Sedangkan jalur Selatan Malang Kota di Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Supriadi dan Mayjend Sungkono. Tulungagung di Jalan Raya Pulosari Ngunut mulai kilometer 8 – 9. Trenggalek mulai Jalan Raya Trenggalek hingga Tulungagung, kilometer 10 sampai 14, masuk Desa Kedung Lurah, Kecamatan Pogalan sampai dengan Desa Kendal Rejo, Kecamatan Durenen.

Untuk Pacitan mulai Jalan Pacitan hingga Kebon Agung, kilometer 5 hingga 10, Kecamatan Kebon Agung. Kemudian Jalan Pacitan hingga Ngadi Rejan, mulai kilometer 4 hingga 8, Kecamatan Pringkuku. Dan Jalan Pacitan hingga Solo, kilometer 31-36, Kecamatan Punung. Blitar di Jalan Raya Kelurahan Klemunan, Kecamatan Wlingi dan Jalan Raya Desa Kesamben, Kecamatan Kesamben. Malang, mulai dari Jalan Raya Song-song, Singosari. (sak)