Potensi Tebing Cadas Gantung Majalengka
JALAN-JALAN PERISTIWA

Potensi Tebing Cadas Gantung Majalengka

Diam-diam, ternyata Majalengka Jawa Barat memiliki segudang potensi pariwisata yang tak kalah menarik dengan daerah yang lain. Salah satu destinasi wisata yang ngehits saat ini adalah Tebing Cadas Gantung.

Tebing ini berada di Desa Mirat, Kecamatan Leuwi Munding, Kabupaten Majalengka. Pesona pemandangan alamnya dijamin memanjakan mata. Tempat ini mulai populer di kalangan wisatawan pertengahan 2015. Dibantu kekuatan media sosial dan bertambahnya minat masyarakat muda untuk mengeksplorasi wisata alam, kini tempat ini semakin ramai didatangi wisatawan.

Lokasinya memang berada di perbukitan yang termasuk hutan alam. Dengan ketinggian sekitar 500-750 meter diatas permukaan laut (mdpl), lokasi itu dapat ditempuh dari kota Majalengka dalam waktu 60 menit dengan menempuh jarak sekitar 30 km. Akses menuju Desa Mirat sudah cukup baik, namun dari Desa Mirat ke Cadas inilah yang memiliki jalur ekstrem.

Seperti dilaporkan Sportourism.id, harus berpayah-payah untuk melewati jalan yang menanjak dan berkelok, tebing yang curam. Tak perlu kuatir karena rasa capek dan lelah akan terbayar ketika berada di puncak bukit.

Dari puncak bukit bisa melihat semua sudut Majalengka, sehingga tak salah apabila banyak wisatawan menyebutnya sebagai saingan Tebing Kraton Bandung.

Pemandangan alam di lokasi ini sangat indah dan menakjubkan baik yang berada selama perjalanan menuju bumi perkemahan maupun dari bumi perkemahan Cadas ini.

Daerah perbukitan berupa kebun atau tegalan yang didominasi pohon jati serta pinus menyajikan keindahan dan kesejukan selama perjalanan.

Dari Lapangan Cadas yang hampir 360 derajat, pengunjung bisa melihat pemandangan sekelilingnya. Dari sini kita bisa melihat pegunungan dengan hutan alam yang lebar di perbatasan dengan puncak Gunung Sapu Angin, persawahan dengan terasering yang indah, pemukiman yang ada di antara perbukitan di daerah Ciwaru, Karangkancana, Cibingbin dan Cibeureum. Di tempat ini juga tersedia berbagai fasilitas seperti gubuk, gazebo, musholla, toilet dan lain-lain.

Pada malam hari gemerlap deretan permukiman terlihat sampai Cidahu, Cirebon dan sekitarnya. Selain itu yang tak kalah indahnya adalah pemandangan persawahan dengan terasering tertata rapi dan bersih di lereng perbukitan, baik selama perjalanan maupun dari lapangan cadas. (sak/ist)