Putri Azizah Bintang AAHC 2016
OLAHRAGA PERISTIWA

Putri Azizah Bintang AAHC 2016

Kejuaraan menembak AustralAsia Handgun Championship (AAHC) 2016, yang diselenggaakan di lapangan tembak Bhumi Marinir Karang Pilang Surabaya berlangsung hingga hingga 2 September 2016.

Pada event internasional yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini tidak hanya diikuti peserta dewasa saja. Namun juga diikuti Putri Azizah Hariyanto yang baru berumur 11 tahun.

Putri pasangan Cheppy Hariyanto dan Sofi Apriyanti ini merupakan peserta termuda dari 500 peserta dari 23 negara yang mengikuti kejuaraan menembak. Siswi kelas VI dari SD Darul Hikam Bandung ini berhasil menyelesaikan 6 stage dari yang dipersyaratkan dalam lomba yakni 25 stage.

“Anak saya memang termuda dibandingkan peserta lainnya. Baru berumur 11 tahun dan rutin latihan menembak sejak usia 10 tahun lalu untuk mempersiapkan diri di Pekan Olahraga Nasional (PON) September besok di Bandung,” kata sang ayah Cheppy Hariyanto kepada media, Senin (29/8).

Diceritakan Cheppy, putri ke 2 dari 5 saudara ini sudah menyenangi dunia menembak sejak umur 4 tahun. Dan yang paling membanggakan, Putri Azizah Hariyanto menjadi juara 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Exhibition PON Jawa Barat di nomor reaksi cepat.

“Terlihat bakatnya saat sering ikuti saya mengikuti lomba menembak di negara lain. Akhirnya saya panggilkan pelatih untuk membimbingnya menjadi atlet menembak,” ujarnya.

Sersan Kepala (Serka) Yudi dari Paskhas TNI AU Bandung yang menjadi pelatih Putri Azizah mengakui bila anak asuhnya tersebut menjalani latihan seminggu tiga kali. Dalam sekali latihan, Putri menghabiskan 700 hingga 1.000 butir peluru.

“Putri juara 2 di reaksi cepat 12 stage di Kejurnas PON lalu. Sekarang lomba AAHC 2016 ini ada 24 stage yang harus dilahap olehnya,” kata Serka Yudi yang terus mendampingi anak asuhnya itu.

Serka Yudi juga mengatakan jika dirinya terus memberikan semangat, baik saat latihan maupun saat mengikuti lomba. Karena Putri Azizah senang sekali jika diajak ngemal alias jalan-jalan ke pusat perbelanjaan, maka dirinya dan kedua orangtuanya selalu meluangkan waktu menurutinya jalan-jalan ke mal. (sak/foto jpnn)