Rekor MURI Mudik Bersama 93.334 Orang
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Rekor MURI Mudik Bersama 93.334 Orang

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1437H, Kementerian BUMN bersama 19 BUMN memecahkan Rekor Mudik Bersama Terbanyak Pada Satu Musim Lebaran dengan memberangkatkan 93.334 pemudik ke 77 kota tujuan di Jawa, Sumatera dan Sulawesi.

Pemecahan rekor dilakukan dalam kegiatan Mudik Bareng BUMN yang rutin dilaksanakan Kementerian BUMN sejak tahun lalu. Dari keseluruhan jumlah pemudik dalam rangkaian kegiatan itu, sebanyak 84.845 orang diberangkatkan dengan menggunakan bus, 60 orang menggunakan kapal laut, 8.369 orang menggunakan kereta, dan 60 orang lainnya menggunakan pesawat udara.

Menteri BUMN Rini M Soemarno secara simbolis memberangkatkan sekitar 25.650 pemudik dengan 513 bus dalam seremoni pemecahan rekor Mudik Bareng BUMN 2016 yang diadakan di Parkir Timur Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (30/6). Peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut mendapatkan fasilitas berupa kaos, topi, makanan dan obat-obatan.

“Mudik sudah menjadi rutinitas kehidupan warga urban Jakarta setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun meningkatnya jumlah pemudik setiap tahunnya berpotensi menimbulkan ekses kemacetan dan kecelakaan di jalan raya,” tutur Rini M Soemarno.

“Karena itu melalui kegiatan Mudik Bareng 2016, BUMN kembali menegaskan komitmennya hadir untuk negeri. Selain itu, kegiatan ini juga diselenggarakan sebagai sarana merekatkan kembali tali silaturahim para pemudik dengan keluarga di kampung halaman, sebagai solusi mengurai kemacetan selama mudik, sekaligus menekan jumlah angka kecelakaan mudik,” lanjut Rini.

Dalam acara itu Menteri Rini M Soemarno menerima piagam Museum Rekor Indonesia (MURI) atas pemecahan rekor Mudik Bareng tersebut dari Jaya Suprana selaku Ketua Umum Museum Rekor Indonesia. Pada kesempatan sama Rini juga menyerahkan bantuan 3 unit ambulans kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI), Kepolisian Resor Lebak dan Kepolisian Resor Cimahi.

Sebanyak 19 BUMN berpartisipasi dalam kegiatan Mudik Bareng BUMN 2016 tersebut, yakni Jasa Raharja sebagai koordinator pelaksana, Mandiri, BNI, BRI, BTN, Bukit Asam, Jasa Marga, Pelindo II, Pelindo III, Pelindo IV, Pertamina, Perusahaan Gas Negara, Pupuk Indonesia, Semen Indonesia, Surveyor Indonesia, Taspen, Telkom, PT Timah dan Wijaya Karya. (sak)