RNI Siapkan Sentra Ternak Sapi 2017
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

RNI Siapkan Sentra Ternak Sapi 2017

Salah satu perusahaan BUMN, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang selama ini bergerak di bidang pergulaan mulai minat pada diversifikasi usaha. Salah satunya yakni membangun peternakan sapi yang terintegrasi dengan perkebunan tebu yang akan mulai dikembangkan pada 2017.

“Untuk peternakan ini kami harapkan mampu mencakup sektor hulu hingga hilir. Ini merupakan bagian dari rencana besar RNI untuk membangun integrasi tebu dengan sapi yang akan kita kembangkan pada 2017,” kata Direktur Utama PT RNI Persero, Didik Prasetyo kepada media di Surabaya, Kamis (30/6).

Ia mengatakan, saat ini RNI sudah memiliki 407 ekor sapi yang diimpor dari Australia. “Kami ingin masuk dalam bisnis sapi di dalam negeri. Dengan adanya rencana integrasi antara peternakan sapi dan perkebunan tebu tersebut, perusahaan akan membuat satu anak perusahaan baru yang fokus terhadap sektor bisnis ini,” katanya.

Menurutnya, RNI ingin memanfaatkan kandang yang dimiliki RNI yang saat ini sudah terbangun, namun masih belum optimal penggunaannya. Dalam skema integrasi tersebut, nantinya sapi-sapi yang dimiliki RNI akan diberi pakan ternak berupa pucuk tebu.

Didik menambahkan, dirinya mengharapkan pada akhirnya bisnis integrasi tersebut mampu mencakup mulai dari sektor hulu hingga hilir. Pada kuartal II 2016, ada kurang lebih 407 ekor sapi yang sudah masuk ke Indonesia dari Australia pada 17 Mei 2016 lalu.

“Kita sudah mengajukan untuk impor kuartal III sebanyak 1.500 ekor ke pemerintah, namun izin importasinya masih belum keluar. Kita akan perluas kandangnya, diharapkan industri ini bisa dari hulu hingga hilir atau menjadi produk yang sudah diolah,” paparnya.

Seperti diketahui, RNI bergerak di empat bidang usaha, yaitu agroindustri, farmasi dan alat kesehatan, perdagangan dan distribusi serta properti. Dalam bidang agro-industri, RNI memiliki dan mengelola 9 pabrik gula yang tersebar di Jabar, Jogja dan Jatim, perkebunan sawit dan perkebunan teh serta beberapa pabrik pengolahan produk hulu dan samping berbasis tebu.

Bidang perdagangan dan distribusi, RNI memiliki anak perusahaan dengan cabang-cabang yang terdapat di kota besar seluruh Indonesia. Di bidang farmasi dan alat kesehatan meliputi pabrik obat, pabrik alat suntik dan kondom. (sak)