Robot Pembersih Debu Jarak Jauh
PERISTIWA TEKNOLOGI

Robot Pembersih Debu Jarak Jauh

Teknologi robot semakin menginvasi kehidupan, khususnya untuk membantu keperluan sehari-hari. Salah satunya adalah robot pembersih rumah. Lebih-lebih, dalam pengoperasiannya mampu dilakukan dengan jarak jauh sekalipun sedang tidak berada di rumah. Ini adalah buah karya Adrie Sentosa mahasiswa Jurusan Teknik Elektro. Karya ini mampu menghantarkannya meraih gelar sarjana.

Adrie, sapaannya, memiliki Tugas Akhir (TA) yang berjudul ‘Rancang Bangun Kendali Jarak Jauh Robot Servis Pembersih Debu Berbasis Internet of Things’. Ia mampu menciptakan sistem robot penyedot debu terhubung router yang mampu dikontrol melalui internet.

“Sebelumnya, pekerjaan rumah kan biasanya hanya diurus oleh pembantu rumah tangga, sekarang bisa kita kerjaan sendiri,” ucap mahasiswa asal Semarang, Jawa Tengah ini kepada media di ITS, Kamis (15/9) lalu.

Putra pasangan Tedjo Pranoto dan Lanny Trisnawati ini mengatakan, awalnya ia terinspirasi dengan program Internet of Things (IOT) di mana pada zaman sekarang segala sesuatu harus bisa terkoneksi dengan teknologi internet.

“Sekarang zamannya orang-orang sudah menggunakan gadget, kita harus mengikuti itu, karena teknologi IoT biasa digunakan di berbagai alat elektronik,” ujar Adrie, alumnus SMA Kolase Loyola Semarang ini.

Selain menyedot debu, teknologi tersebut juga diterapkan pada peralatan lain seperti mesin pendingin, televisi, dan lampu. Ia memisalkan saat pengguna sedang berada di luar rumah dan ingin membersihkan rumahnya, ia bisa mengakses internet untuk menghidupkan mesin pembersih rumah.

Untuk memudahkna pengoperasian, Adrie pun bisa melakukannya melalui gadgetnya. Sehingga ketika ia sampai di rumah, rumahnya sudah bersih dengan bantuan robot tersebut. “Seperti halnya menggunakan internet biasa dan gadget kita jadi remote controlnya,” jelas Adrie.

Namun dilanjutkan Adrie, ia masih belum mengembangkan untuk dapat memberikan komando off otomatis untuk robotnya tersebut. “Jadi saat sudah dinyalakan harus nunggu kerjaannya tuntas baru berhenti sendiri,” ungkapnya (sak)