Rumus 3A ala Pak Menteri
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Rumus 3A ala Pak Menteri

Dalam mengembangkan destinasi wisata Kementerian Pariwisata menggunakan rumus 3A, yaitu Atraksi, Akses, dan Amenitas. Tiga A ini Menurut Menpar Arief Yahya digunakan sebagai standar untuk mengukur seberapa besar kemajuan destinai wisata di masing-masing daerah.

Atraksi berupa alam (nature), budaya (culture) dan buatan manusia (manmade); aksesibilitas berupa darat, laut dan udara; dan amenitas burapa prasarana umum, fasilitas umum, dan fasilitas pariwisata.

Sebagai contoh Aceh memili atraksi yang menarik dan punya banyak keunggulan, baik alam, bahari, maupun kuliner. “Tinggal akses dan amenitas yang harus terus didorong berkembang. Tetapi atraksi yang hebat, sudah menjadi modal yang kuat untuk memajukan pariwisata,” kata Arief Yahya di Jakarta.

Menpar Arief Yahya menjelaskan lebih jauh, Aceh tergolong aktif mempromosikan daerah wisata alam dan kulinernya. Aceh juga rajin menggelar banyak even yang memperkuat pamor daerah. “Kini Aceh bersama Lombok dan Sumatera Barat diposisikan sebagai halal destination dan halal tourism,” kata Arief Yahya.

Langkah yang dilakukan Aceh, menurut Arief Yahya, diharapkan dapat diikuti daerah lain agar destinasi unggulan mereka lebih dikenal dan banyak dikunjungi wisatawan, utama pada saat musim liburan hari raya, seperti Lebaran, Imlek, Natal dan Tahun Baru.

Serta musim liburan sekolah yang mendorong pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) serta mendatangkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang tahun ini mentargetkan 12 juta wisman dan 260 juta pergerakan wisnus di Tanah Air. (sak)