Si Anti Ribet, Antar Tilang ke Rumah
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Si Anti Ribet, Antar Tilang ke Rumah

Kena tilang? Lagi sibuk tidak ada waktu menghadiri sidang di pengadilan dan bayar denda? Tidak usah risau. Kini cukup SMS atau WhatsApp (WA) ke Kejari Surabaya nomor: 08585.1996.000, SIM/STNK yang sebelumnya ‘disita’ Polantas akan diantar ke rumah.

Yah, itulah layanan terbaru yang diluncurkan Kejaksaan negeri (Kejari) Surabaya. Namanya layanan: Siap Antar Tilang ke Rumah dengan Cepet (Si Anti Ribet).

Apakah layanan ini gratis? Jawabnya tidak. Maklum di Kejaksaan tidak ada anggaran biaya antar tilang. Jadi akan ada tambahan biaya untuk ongkos ojek. Besarnya sudah ditetapkan berdasarkan zona wilayah alamat rumah.

Sebenarnya ongkos kirim yang dikeluarkan itu sama besarnya bila datang sendiri mengambil tilang. Coba bandingkan bila naik ojek dari rumah ke kantor Kejari di Jl Sukomanunggal jaya No 1, Surabaya. Ongkosnya pasti sebelas duabelas. Tidak jauh beda.

Meski ongkos yang dikeluarkan sama, tetap akan mendapat beberapa kemudahan dan keuntungan bila ikut layanan Si Anti Ribet ini. Apa saja keuntungannya?

Pertama, tidak rugi waktu. Masih bisa bekerja atau aktivitas lainnya. Karena tidak perlu ikut antre. Kalau pernah ikut sidang di PN Surabaya, pasti bisa membayangkan berapa rugi waktu untuk antre berdiri berjam-jam. Masih mending mengambil verstek di Kejari Surabaya. Karena layanannya sudah mirip standar bank.

Kedua, bebas dari biaya parkir dan aman dari biaya makan dan minum di jalan. Sebab bila memilih antre berdesak-desakan, berjam-jam menunggu sidang, pasti haus bahkan lama-lama terasa lapar. Buntutnya pasti akan keluar biaya makan dan minum.

Ketiga, bebas calo. Dapat dipastikan tidak berhadapan dengan calo. Tapi berhadapan langsung dengan petugas Kejari yang siap melayani secara baik dan profesional. Lain bila ikut antre sidang di PN Jl raya Arjuna, ditengarai saat ini masih berkeliaran para calo.

Layanan “Si Anti Ribet” ini efektif. Membantu masyarakat. Sejalan dengan gaya hidup modern saat ini. Semua menuntut layanan serba cepat dan praktis. Sesuai perkembangan Teknologi Informasi (IT) saat ini.

Langkah apa saja yang harus dilakukan bila ada warga masyarakat yang kena tilang, ingin mendapatkan layanan Si Anti Ribet?

Langkah pertama, bila via SMS cukup kirim nama pelanggar, Nomor Tilang dan tanggal sidang. Sedangkan bila via WA cukup Foto ‘surat tilang’ dengan HP. Pastikan nomor tilang, nama pelanggar, pasal yang langgar, tanggal sidang serta ada nama dan tanda tangan Polantas yang menilang masuk dalam foto.

Langkah kedua, kirim via SMA atau WA alamat kemana SIM atau STNK akan diantar. Lalu tunggu beberapa saat sampai ada jawaban SMS/WA. Ini membutuhkan waktu atau respon sebab petugas akan terlebih dahuku mencari dokumen tilang dan sekaligus melihat besaran denda yang telah dijatuhkan Hakim.

Langkah ketiga, akan ada jawaban SMS/WA yang memberikan informasi besaran denda tilang plus biaya ojek Tilang berdasarkan zona.

Langkah keempat, tunggu ojek datang. Bila driver ojek datang silahkan bayar cash denda tilang plus biaya antar. Simpel dan tidak ribet.

Bentuk layanan ini sifatnya pilihan. Bila tetap ingin mengambil sendiri tilang ke Pengadilan atau verstek di kantor Kejari, tetap dipersilahkan.

Kejari Surabaya membuka layanan ini sebagai alternatif berupa kemudahan sebagai bentuk peningkatan pelayanan Kejaksaan pada masyarakat, dengan memanfaatkan kemajuan IT. (sak)