Soal Rio , Menpora Desak Manor Transparan
OLAHRAGA

Soal Rio , Menpora Desak Manor Transparan

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mendesak Manor Racing Team bicara transparan soal masalah yang dihadapi Rio Haryanto. Sebab, selama mengarungi balapan Formula 1 (F1), pembalap asal Indonesia tersebut lebih sering berada di posisi buncit.

Rio yang diawal debutnya diharap mampu bersinar, justru tampil melempem. Tak ayal, banyak kritik dari publik Tanah Air yang dialamatkan kepadanya. Hal tersebut tak terlepas dari performa mobil MRT 05 yang dikendarai Rio.

Pembalap 23 tahun tersebut kerap mendapatkan masalah teknis. Selain itu, kecepatan mobil Rio kalah bersaing dengan tim lain. Akibatnya, dia bisa dengan mudah dilalui pembalap pesaing.

“Saya kira apa pun yang terjadi, Manor harus jelaskan ke publik Indonesia kenapa sih, apa ada masalah teknis yang menyebabkan Rio ada di posisi belakang terus,” ujar Imam Nahrawi saat ditemui wartawan di kantornya.

“Selama ini masyarakat bertanya-tanya ada apa. Bagaimana perusahaan mau jadi sponsor ketika Rio tidak terlihat ketika balapan,” lanjut Ketua Umum GP Ansor itu.

Masa depan Rio di ajang adu kebut jet darat terancam terhenti di tengah jalan. Penyebabnya belum mampu melunasi sisa pembayaran satu kursi di tim Manor.

Rio Tetap Semangat
Rio sendiri merasa punya persiapan yang lebih baik untuk balapan GP Hongaria. Paket pengembangan baru dari Manor membuatnya lebih optimistis.

Rio telah menjalani tes resmi F1 di Sirkuit Silverstone, Inggris pekan lalu. Dalam tes tersebut, Rio mendapatkan jatah di hari pertama dan menguji berbagai pengembangan yang dilakukan Manor.

Paket pengembangan baru tersebut selanjutnya akan diterapkan dalam seri GP Hongaria di Sirkuit Hungaroring pada akhir pekan ini. “Kami membuat kemajuan yang bagus di sepanjang tes, mencoba beberapa paket pengembangan baru dan beberapa dari paket pengembangan itu akan diperkenalkan di sini akhir pekan ini,” ujar Rio dalam rilisnya.

Menurut Rio, akan ada beberapa manfaat jangka pendek dan panjang, sehingga efeknya akan muncul selangkah demi selangkah, tapi saya pikir ini akan membantu kami untuk terus memangkas selisih dengan pebalap-pebalap di lini tengah.

Sirkuit Hungaroring bukanlah sirkuit yang asing bagi Rio. Dia sebelumnya sudah membalap di sana saat masih berkompetisi di ajang GP3 dan GP2.

“Saya menyukai semua hal tentang Hongaria, terutama sirkuitnya. Saya menang di sini tahun 2011 di GP3 – bahkan dengan tim GP3 Manor Racing! Saya tiba di sini dua hari yang lalu, jadi saya punya banyak waktu untuk menyesuaikan diri dengan suhu tinggi yang kita hadapi di sini saat ini, dan untuk sedikit menjelajahi kota. Saya sudah ke sini beberapa kali dan tempat ini dari tahun ke tahun terlihat lebih bagus,” tutur Rio.

Dari GP2 Rio memahami ini adalah sirkuit yang benar-benar menarik dan menantang secara teknis. Trek cukup kejam, membuat tidak punya banyak waktu untuk menarik napas di setiap putarannya.

“Dibutuhkan konsentrasi maksimum pada hampir setiap kesempatan jika benar-benar ingin mencatatkan waktu yang baik, tetapi ketika Anda berhasil melakukannya, itu sungguh sangat menyenangkan,” katanya. (sak)