Stasiun KRL Telaga Murni Siap Dibangun
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Stasiun KRL Telaga Murni Siap Dibangun

Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Telaga Murni yang berada di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, siap dibangun yang ditandai dengan groundbreaking pada Senin (8/8) lalu. Stasiun itu merupakan bagian dari rencana perluasan jangkauan KRL hingga Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Seremonial pemancangan tiang stasiun yang berlokasi di Perumahan Metland Cibitung, Desa Telagamurni, Kabupaten Bekasi dilakukan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Direktur Logistik dan Pengembangan PT KAI Budi Noviantoro, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub M Popik Montanasyah, Presdir PT Metropolitand Land Thomas JA.

“Stasiun ini merupakan salah satu solusi mengatasi kemacetan. Upaya lain adalah dengan rencana pembangunan perlintasan KA tidak sebidang berupa underpass dan flyover di daerah Cikarang, Tambun, dan Lemah Abang,” kata Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin.

Stasiun Telaga Murni nantinya akan beroperasi melayani KRL Commuter Line saat prasarana listrik aliran atas (LAA) yang selama ini hanya sampai Stasiun Bekasi sudah tersambung hingga Stasiun Cikarang pada 2018.

Menurut Neneng, pertumbuhan penduduk yang tinggi dan terus bergerak dinamis seiring perkembangan wilayah perkotaan harus diimbangi penyediaan sarana dan prasarana transportasi yang memadai.

Kabupaten Bekasi, dengan populasi 3,6 juta jiwa merupakan daerah dengan jumlah penduduk ketiga terbanyak setelah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung.

“Kami apresiasi keterlibatan swasta dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan angkutan umum. PT Metropolitan Land sebagai pelopor swasta menggandeng KAI dan Pemerintah Kabupaten Bekasi menggagas Stasiun KRL Telagamurni,” kata Direktur Keselamatan dan Keamanan PT KAI Selamet Suseno Priyanto.

Menurut Suseno, pelayanan kereta harus terus ditingkatkan untuk memenuhi kemudahan transportasi masyarakat di sekitarnya. “Saat ini ada sekitar 1 juta orang perhari yang menjadi penumpang kerata. Per 5 menit sekali kereta melintas di wilayah Jakarta dan Bekasi,” katanya.

Suseno mengapresiasi dukungan pemerintah daerah setempat yang akan membangun sejumlah infrastruktur pendukung di antaranya jalan underpass dan jembatan layang. “Dukungan jembatan layang dan jalan kolong (underpass) akan mengatasi kemacetan perlintasan kereta. Saya sangat apresiasi kebijakan itu,” katanya.

Wakil Presiden Direktur PT Metropolitan Land Anhar Sudradjat menambahkan, pihaknya telah menyerahkan lahan yang menjadi aset perumahan Metland Cibitung seluas 4.000 meter persegi untuk pendirian stasiun.

“Sebanyak 2.000 meter persegi diantaranya diperuntukan bagi fisik stasiun, sementara sisanya akan digunakan untuk membangun sejumlah sarana dan prasarana pendukungnya seperti lahan parkir, terminal dan lainnya,” katanya.

Dimulainya konstruksi Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Telaga Murni, Cibitung, Bekasi, menjadi titik tolak dikembangkannya superblok Metland Millenia City (MMC). Komisaris Metland Nanda Widya menuturkan, MMC merupakan kompleks properti multifungsi yang dibangun di atas lahan seluas 20 hektar. Di dalamnya terdapat 10 menara apartemen, pusat belanja Metropolitan Mall Cibitung, hotel bintang tiga, dan sejumlah ruko. (sak)