Street Soccer Indonesia Ranking Tujuh Dunia
OLAHRAGA PERISTIWA

Street Soccer Indonesia Ranking Tujuh Dunia

Tim street soccer Indonesia meraih peringkat ketujuh pada penyelenggaraan Homeless World Cup 2016, Glaswow, Skotlandia. Pencapain ini dinilai membanggakan, sebab pada even musim lalu tim Indonesia berada diperingkat ke-17. Pada HWC 2015 lalu di Amsterdam, Belanda, Indonesia berada di peringkat 17 dari 47 negara peserta.

Perjalanan tim street soccer anak-anak asuh Rumah Cemara Indonesia di ajang ini patut diberi apresiasi tinggi. Dimulai dengan putaran pertama di fase Grup G, Indonesia mampu keluar sebagai runner-up dibawah Mexico dengan catatan empat kali kemenangan. Hasil tersebut, mengantarkan Indonesia melaju ke putaran kedua.

Pada putaran kedua, anak-anak asuhan pelatih Sabrun Hanapi ini berada di Grup C bersama Rumania, Denmark, Skotlandia, Portugal dan Kostarika. Di babak ini, lagi-lagi Angga dkk mampu tampil baik dengan mengemas empat kemenangan dan satu kali kekalahan atas sang pemuncak klasemen, Portugal.

Saat melawan Portugal, gawang Indonesia kebobolan tiga kali tanpa balas. Pertandingan berlangsung sangat ketat, terlebih Indonesia sempat kehilangan seorang pemain karena diusir wasit akibat pelanggaran keras yang dilakukan Wisnu. Catatan tersebut kembali mengantar Indonesia melaju ke babak delapan besar.

Sayang, pada babak delapan besar, Indonesia harus menelan kekalahan atas Mexico di pertandingan pertama dengan skor 2-6 dan Hungaria, 4-5 dipertandingan kedua. Kekalahan tersebut, membuat Indonesia memaksimalkan satu laga terakhir di perebutan peringkat ketujuh. Menghadapi Bosnia, Indonesia tampil baik dan mampu memenangkan laga dengan skor akhir 5-4. Mexico akhirnya keluar sebagai juara dunia.

Meski hanya meraih ranking tujuh dunia, namun penampilan punggawa street soccer Indonesia dinilai sangat luar biasa. Bahkan, salah satu punggawanya, Eman Sulaeman sempat mendapatkan sorotan media luar berkat kemampuannya di bawah mistar gawang dengan kekurangan fisik yang dia miliki. Semangat juang mereka semoga bisa menjadi inspirasi Indonesia. (sak)