Sujud Sukur 90 Tahun Gontor
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Sujud Sukur 90 Tahun Gontor

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menghadiri acara Sujud Syukur dan Pembukaan Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Kabupaten Ponorogo Jatim, bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur Jatim, Sabtu (20/8).

Pada sambutannya Wapres mengatakan, Gontor merupakan salah satu Ponpes modern yang mengajarkan sikap nasionalis. Kondisi itu tergambar dari keberadaan Ponpes Gontor yang tersebar di seluruh Indonesia dan Jatim. Pemikiran-pemikiran dari Gontor berperan pada kebijakan kemajuan Islam di dunia.

Memaknai Milad ke-90 tahun Pondok Darussalam Modern Gontor haruslah visioner. “Pendidikan modern harus visioner dan berfikir jauh ke depan, bukan memanfaatkan ilmu yang lalu atau ilmu sekarang. Pendidikan itu sama dengan restoran. Ramainya restoran itu bukankarena tempatnya tetapi rasanya,” kata JK—panggilan akrab Wapres.

Untuk itulah, pendidikan harus dikelola dan disajikan dengan baik. Pendidikan yang diajarkan harus mampu melihat kemajuan keilmuan jauh ke depan. Karena para santri yang dapatkan ilmu selama di Gontor akan memanfaatkan sekaligus diaplikasikan pada 10-20 tahun mendatang.

Lukman Hakim Saifudin, perwakilan alumni sekaligus Menteri Agama mengatakan, Milad 90 merupakan bentuk syukur. Kehadiran Wapres merupakan simbol dari negara dan pemerintah yang hadir dan memberi apresisasi terhadap Ponpes di Indonesia, khususnya Gontor.

Tasyakur ke-90 merupakan usia yang tidak pendek bagi kelembagaan pendidikan Islam. Banyak suka dan duka membangun pondok. “Gontor memiliki ciri khas kedisiplinan dalam menanamkan perilaku santri, selain mandiri. Intinya, santri di Gontor mau dipimpin dan memimpin. Semua aktifitas pondok 24 jam ditentukan oleh santri itu sendiri,” kata Lukman.

Dilain sisi Gubernur Jatim Soekarwo menegaskan, Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan salah satu Ponpes terbesar di Indonesia. Keberadaannya dan peran Gontor telah memberi sumbangsih bagi pemikiran Islam dunia. “Gontor telah jadi role model pendidikan Islam di Indonesia. Banyak kebijakan dan pemikiran Islam disumbangkan dari Gontor ini,’’ kata Pakde Karwo dihadapan Wapres.

Tidak itu saja, kyai dan santri Gontor, katanya lebih lanjut, telah memberi sumbangan pendidikan luar biasa bagi pendidikan modern. Pemikiran intelektual pergerakan Islam di Jatim salah satu sinarnya berawal dari Gontor. “Saya kira masyarakat Jatim sangat berterima kasih dan memberi hormat pada Gontor atas sistem pendidikan yang luar biasa dan telah menjadi rujukan dunia,” terangnya.

Kunjungan kerja sehari Wapres JK ke Ponpes pimpinan KH Hasan Abdullah Sahal, selain menghadiri acara silaturahmi dan Sujud Syukur, juga melakukan peletakkan batu pertama pembangunan gedung perpustakaan dan peresmian asrama mahasiswa di Universitas Darussalam Gontor yang ada di kecamatan Siman Ponogoro. (sak)