Surabaya Siapkan Trunk and Feeder
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Surabaya Siapkan Trunk and Feeder

Salah satu rencana Pemkot Surabaya mengantisipasi kemacetan, selain mematangkan proyek transportasi massal berbasil rel, berbentuk Trem, juga akan diimbangi dengan moda Trunk (mini bus) and Feeder (minivan). Kedepan, rencananya moda Trunk and Feeder itu juga bakal terintegrasi dengan jalur Trem.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat, proses persiapan implementasi Trunk and Feeder sudah melalui beberapa kajian. Termasuk survei ATP WTP, survei permintaan, survei perpindahan penumpang, penataan trayek dan pemodelan, penataan kelembagaan, appraisal angkutan umum yang ada, desain dasar halte, dan studi pemberian subsidi (biaya layanan).

“Kajian sudah lengkap mulai dari studi kelayakan (feasibility study), amdal, andalalin, appraisal. Tahun ini targetnya dokumen kontrak layanan. Sosialisasi sudah sering kami lakukan,” kata Irvan kepada media di Bagian Humas Pemkot Surabaya, Rabu (14/9).

Selain untuk memenuhi sarana yang terintegrasi dengan Trem, Trunk and Feeder ini juga untuk mendukung sistem angkutan umum bagi warga di pinggiran yang selama ini belum terlayani.

“Selama ini, masyarakat masih belum puas dengan angkutan umum. MPU juga masih bersaing dengan kendaraan roda dua dan angkutan online. Dengan desain ini, diharapkan hampir seluruh kota terlayani angkutan umum. Selama ini dengan angkutan umum yang ada, wilayah pinggiran kota belum terlayani,” ujarnya.

Saat ini angkutan umum yang tersedia di Kota Pahlawan antara lain mikrolet, bus kota, taksi, dan kereta api. Mikrolet terdapat 58 rute dengan jumlah armada mencapai 4.849 kendaraan pada tahun 2012. Untuk bus kota terdapat 21 rute dengan jumlah armada sebanyak 265 kendaraan.

Rencananya, feeder akan melayani 34 trayek dengan total armada sebanyak 1.038 kendaraan. Sementara trunk akan melayani 14 trayek dengan jumlah armada 499 kendaraan. Jumlah driver feeder diperkirakan mencapai 2.076 orang, sedangkan driver trunk 998 orang, dengan asumsi satu unit kendaraan terdapat dua driver. Trunk berkapasitas sekitar 90 penumpang sedangkan feeder sekitar 15 penumpang.

Nantinya, untuk proyek percontohan (pilot project) alternatif pertama akan dilakukan dengan rute trunk dari Terminal Purabaya – Tanjung Perak dan rute feeder Jl Kenjeran-Gunung Anyar. Jumlah armada trunk sebanyak 30 unit dan feeder 23 unit. Sedangkan alternatif kedua rute feeder Jl Kenjeran-Gunung Anyar dengan armada sebanyak 23 unit.

Pemkot sendiri terus mematangkan persiapan sarana pendukung angkutan massal yang bakal didanai pusat dengan anggaran Rp 2,2 triliun tersebut. Salah satunya realiasi park and ride yang terintegrasi dengan jalur angkutan massal, baik itu jalur utara selatan maupun barat timur.

Tahun ini Dishub menganggarkan Rp 25 miliar untuk penyelesaian pembangunan gedung parkir di Jalan Mayjeng Sungkono dan juga di Jalan Adityawarman. Sedangkan tahun depan rencananya akan dianggarkan sebesar Rp 30 miliar untuk pembangunan gedung parkir di Arif Rahman Hakim dan juga Joyoboyo. (sak)