Tempat Penitipan Anak oleh BUMN di Pasar
KESEHATAN PERISTIWA

Tempat Penitipan Anak oleh BUMN di Pasar

PT Telkom Indonesia beserta 5 BUMN kini telah melengkapi Pasar Wonokromo Surabaya dengan fasilitas Tempat Penitipan Anak (TPA). Fasilitas tersebut dibangun melalui sinergi BUMN sebagai rangkaian BUMN Hadir untuk Negeri memperingati HUT RI ke-71.

Hadir dalam acara peresmian pada Minggu (14/8) itu Walikota Surabaya Tri Rismaharini didampingi Direktur Network and IT Solutions PT Telkom Abdus Somad Arief beserta perwakilan direksi BUMN Co-PIC.

Walikota Surabaya mengaku berterimakasih sekaligus mengapresiasi wujud BUMN Hadir untuk Negeri melalui penyediaan Tempat Penitipan Anak di Pasar Wonokromo.

TPA yang berlokasi di lantai bawah Pasar Wonokromo tersebut dilengkapi berbagai fasilitas, seperti tempat bermain, pustaka anak, sarana belajar serta ruang menyusui.

Tidak hanya itu, untuk menjamin keamanan TPA Pasar Wonokromo juga dilengkapi CCTV dan bekerjasama dengan PAUD untuk proses belajar mengajar anak yang dititipkan.

“Pengunjung dan pedagang Pasar Tradisional Wonokromo Surabaya saat ini tidak lagi khawatir meninggalkan anaknya saat berjualan atau berbelanja. Para anak yang dititipkan juga dapat belajar serta bermain dalam lingkungan TPA yang aman dan nyaman,” ujar Abdus Somad Arief.

Tempat penitipan anak Pasar Wonokromo tersebut merupakan salah satu dari 14 program yang dilaksanakan dalam rangka BUMN Hadir untuk Negeri. Bersama 5 BUMN Co-PIC yakni PT Boma Bisma Indra, PT Garam, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dan Perum Jasa Tirta 1.

Telkom juga melaksanakan program-program lainnya seperti pembinaan mantan atlet, pembangunan sanitasi air bersih, elektrifikasi rumah yang belum teraliri listrik, bedah rumah veteran, Siswa Mengenal Nusantara, Jalan Sehat 5 Km Go Clean dan Upacara Peringatan HUT ke-71 RI.

“Program BUMN Hadir untuk Negeri ini merupakan kegiatan sinergi dari seluruh BUMN dibawah koordinasi Kementerian BUMN dengan tujuan agar keberadaan BUMN benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas Abdus Somad Arief.(sak)