Terminal Petikemas Surabaya Makin Ramai
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Terminal Petikemas Surabaya Makin Ramai

Manfaat pengerukan untuk memperdalam kolam pelabuhan di Terminal Petikemas Surabaya (TPS) makin terlihat di Pelabuhan Tanjung Perak. Setidaknya ada tiga kapal besar yang datang pada awal Agustus ini untuk membongkar muatannya di terminal yang dikelola Pelindo III tersebut.

“Setelah dilakukan revitalisasi pendalaman kolam dermaga internasional dari sebelumnya –10,5 meter LWS hingga menjadi –13 meter LWS, Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dapat melayani bongkar muat kapal besar dengan draft lebih dari –12 meter LWS,” papar Humas TPS M Soleh, Minggu (14/8).

Ia mengungkapkan, dengan semakin banyaknya kapal-kapal besar yang masuk TPS, juga berimbas pada peningkatan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan kawasan timur Indonesia. “Karena masuknya kapal-kapal besar tesebut akan meningkatkan efisiensi kinerja pelabuhan dan mendorong penurunan biaya logistik,” jelasnya.

Salah satunya yaitu MV Northern Democrat dengan spesifikasi panjang 231 meter, bobot 36.007 ton, serta kapasitas muat mencapai 3.534 TEUs, sandar untuk kedua kalinya pada Minggu (7/8) pagi. Kapal yang berlayar langsung dari Pelabuhan Tanjung Pelepas, Malaysia itu membongkar muatan peti kemasnya sebanyak 1.445 TEUs.

Satu hari sebelumnya, Sabtu (6/8), kapal MV Northern Decision dengan panjang 231 meter dan bobot lebih dari 36.007 ton juga bersandar. Kapal yang memiliki rute Tiongkok – Port Klang – Tanjung Priok tersebut membongkar muatan peti kemasnya sebanyak 891 boks.

Akhir pekan sebelumnya, pada Sabtu (29/7), MV MSC Carla 3 dengan draft -12,2 meter LWS juga sandar di TPS dan melakukan kegiatan bongkar muat peti kemas sebanyak 2.009 TEUs. Kapal itu merupakan kapal feeder dengan panjang 192 meter dan bobot mencapai 31.730 ton, serta kapasitas muat sebesar 2.810 TEUs.

Anak usaha Pelindo III lainnya, BJTI Port juga mencatatkan kinerja bongkar muat peti kemas domestik di Terminal Berlian, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Meningkat hingga 17,8 persen pada Juni 2016 ini yang sebesar 97.854 TEUs, jika dibandingkan dengan bulan sama tahun lalu sekitar 83.000 TEUs.

Asep Hermawan, Humas BJTI Port, mengemukakan, bahwa total produksi bongkar muat peti kemas domestik dari bulan Januari – Juni 2016 telah mencapai 550.797 TEUs atau naik sebesar 11,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015 yang sebesar 493.147 TEUs.

“Kenaikan ini dikarenakan BJTI Port terus fokus pada pelayanan bongkar muat peti kemas domestik, termasuk dengan melakukan perkuatan Dermaga Berlian Timur sepanjang 200 meter pada Maret lalu,” katanya.

Dengan perluasan dermaga ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas bongkar muat Terminal Berlian yang saat ini mampu menghandle kegiatan bongkar muat peti kemas domestik dengan dukungan fasilitas peralatan, seperti 16 unit Harbour Mobile Crane, 15 unit Rubber Tyred Gantry, dan 6 unit Reach Stacker. (sak)