Tiga Merek Lokal Juara The Big Start
KOMUNITAS PERISTIWA

Tiga Merek Lokal Juara The Big Start

Tiga brand atau merek asli Indonesia masuk ke tahap final program ‘The Big Start Indonesia’, Jumat (28/10). Ketiga merek tersebut adalah Gauri Art, Peek Me Natural, dan Pijak Bumi.

The Big Start Indonesia merupakan program kompetisi di antara para pengusaha industri kreatif yang digelar oleh Blibli.com dan Badan Ekonomi Kreatif RI (Bekraf) sejak Juni tahun ini.

Sejak masa pendaftaran dari Juni hingga Agustus, The Big Start Indonesia berhasil menjaring 13.000–an local creativepreneur sebagai peserta dari seluruh Indonesia.

Para peserta mendaftarkan website dan merek produk dan jasa mereka. Sebanyak 100 pengusaha lokal lolos seleksi.

Dari 100 peserta tersebut, kemudian disaring lagi menjadi 20 peserta. Mereka yang lolos berhak mengikuti karantina selama 20 hari di Jakarta dan melewati tahap challenge, antara lain pitching, penilaian kualitas teamwork, serta kompetisi menarik minat konsumen dan investor.

Chief Executive Officer Blibli.com Kusumo Martanto mengungkapkan, program ini berpartisipasi dalam mengembangkan kualitas produk khas dan kreatif Indonesia.

Selain standar dan kualitas, penting juga bagi para pengusaha mendaftarkan hak kekayaan intelektual produk dan jasa mereka.

Deputi III Bidang Infrastruktur Bekraf Hari Sungkari mengatakan, program The Big Start Indonesia merupakan kesempatan untuk mengisi peluang di Digital Ekonomy Indonesia yang akan diisi dari anak bangsa, oleh anak bangsa dan untuk anak bangsa.

Merek Indonesia harus didukung agar memiliki daya saing kuat lagi handal. “Bekraf bukan hanya memfasilitasi, tetapi saya sendiri turun langsung menjadi juri. Saya ingin melihat perkembangan pelaku ekonomi kreatif sendiri,” ucap Hari.

Para juri di tahap final terdiri dari Deputi III Bidang Infrastruktur Hari Sungkari, Stevani Yoe, Daniel Manata, Renita Sari Adrian, dan Henry C Widjaja. Gauri, Peek Me, dan Pijak Bumi berkompetisi di depan lima juri, salah satunya melalui tahap presentasi.

Gauri Art menawarkan produk dari kayu jati sisa. Dhamar Perbangkara, Pendiri Gauri, bercerita, banyak sekali pengusaha dan pengrajin kayu di Bali.

Dengan merangkul mereka, Dhamar menghasilkan produk peralatan makan. Ke depan, ia berencana membuat tim kompeten, studio, serta pengadaan alat pengolah kayu untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya.

Peek Me Natural merupakan bisnis yang menawarkan produk kesehatan, kecantikan, dan jasa personal care.

Arlin Chondro, Pendiri Peek Me Natural, mengatakan, gagasan memulai usaha ini bermula dari keinginannya menyembuhkan putranya dari sakit asma.

Arlin pun mendalami bidang aroma terapi hingga memperoleh sertifikasi dari Amerika Serikat dan berhasil untuk proses penyembuhan putranya. Atas kesuksesanya ini, Arlin lantas menawarkan aroma terapinya untuk semua orang.

Sementara Pijak Bumi merupakan bisnis yang menjual produk sepatu. Sang pendiri, Rowlan Alfales, menyatakan, produk karya Pijak Bumi tidak menggunakan mesin jahit.

Sepatu kulit produksinya yang bergaya sneaker, murni hasil tangan alias hand made.

Meskipun baru berjalan tujuh bulan dan mengandalkan uang pribadi sebagai modal usaha, Rowlan sudah berhasil menggandeng para seniman lokal dalam mempercantik produknya.

Ia akan terus memperkaya research penyamakan kulit dan menargetkan membuka toko ritel sepatu di Jepang dan Inggris Raya dalam lima tahun.

Dari ketiga merek lokal yang masuk tahap final itu, Peek Me Natural keluar sebagai juara. Keputusan para juri bukan hanya kualitas tim, standar dan kualitas produk, sistem bisnis mereka saja, melainkan juga kemampuan mereka meyakinkan sejauh mana bisnis mereka layak mendapat kucuran dana dari investor lokal. (sak)