Tiga Panti ODHA Siap Beroperasi
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Tiga Panti ODHA Siap Beroperasi

Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Marjuki mengatakan, tahun ini akan ada tiga panti rehabilitasi sosial bagi Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA). Ketiganya sedang dipersiapkan penataan dan peraturan menteri untuk proses alih fungsi dan peningkatan status dari Rumah Perlindungan Sosial Orang Dengan HIV menjadi Panti Sosial Rehabilitasi Orang Dengan HIV.

Ketiga panti tersebut pertama panti yang ditingkatkan statusnya dari Rumah Perlindungan Sosial ODHA di Sukabumi Jabar, menjadi Panti Sosial ODHA. Kedua Panti Sosial Bina Daksa Bahagia Medan, Sumut yang sebelumnya memberikan layanan bagi penderita cacat tubuh. Serta ketiga Panti Sosial Bina Lara Kronis (PSBPLK) Wasana Bahagia Ternate NTT yang sebelumnya memberikan pelayanan bagi penderita eks Kusta.

“Peningkatan status dan pengalihfungsian dua panti menjadi Panti Rehabilitasi ODHA, membutuhkan dukungan dari sisi anggaran, SDM, penambahan sarana, serta kelembagaan, ujar Dirjen Rehabilitasi Sosial di PSBL Phala Martha Cibadak, Sukabumi, Jabar, awal September lalu.

Pemerintah berkomitmen merehabilitasi sosial bagi ODHA, karena ditengah masyarakat masih ada stigma negatif terhadap ODHA. Padahal, mereka sendiri korban yang harus mendapatkan hak-hak dan perlindungan dari negara.

“Perlu upaya kampanye dan penyadaran kepada masyarakat bahwa mereka usai menjalani rehabilitasi bisa kembali ke tengah masyarakat tanpa dihantui rasa takut. Terlebih sebagian besar dari ODHA adalah mereka yang berusia produktif,” ujarnya

Panti Rehabilitasi Sosial ODHA akan hadir dengan kapasitas 100 klien. Selama mereka menjalani rehabilitasi akan mendapatkan berbagai pelatihan kejuruan (vocational training) agar usai menjalani rehabiltasi bisa hidup mandiri.

“Tidak hanya menjalani rehabilitasi sosial di dalam panti saja, juga diberikan berbagai pelatihan kejuruan (vocatioanl training) yang bisa menjadi bekal setelah mereka keluar agar bisa hidup mandiri,” harapnya.

Kepala PSBL Phala Martha, Lilit Maskuroh mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dirjen yang telah memberikan semangat bagi segenap jajarannya. Juga, bisa menyaksikan secara langsung berbagai kegiatan di dalam panti.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pak Dirjen yang telah mengunjungi PSBL Phala Martha, sekaligus bisa menyaksikan lebih dekat berbagai program yang dijalankan di dalam panti,” ucapnya.

PSBL Phala Martha, Cibadak, Sukabumi melayani sembilan provinsi di Indonesia, yaitu semua provinsi di Pulau Jawa ditambah Bali, NTB dan NTT. “Ada sembilan provinsi yang kami layani,” katanya.

Dengan cakupan layanan wilayah sangat luas tersebut, menjadi tantangan semua jajarannya terus meningkatan kompetensi SDM, kegiatan dan program, serta merekrut tenaga non PNS.

“Tentu kami bekerja dan memaksimalkan kekuatan yang ada. Namun, upaya meningkatkan kapasitas SDM terus dilaksanakan, seperti saat ini ada dua pegawai sedang menempuh pendidikan strata dua di STKS Bandung, dan kekurangannya merekrut tenaga non PNS,” tandas pejabat yang baru dua tahun menjadi kepala panti itu. (sak)