Tiga Penyakit Terbanyak Jamaah Haji
KESEHATAN PERISTIWA

Tiga Penyakit Terbanyak Jamaah Haji

Hingga 15 Agustus 2016 atau hari ke-7 kedatangan jamaah dari tanah air, sebanyak 41.926 jamaah dari 12 embarkasi telah masuk asrama haji. Sementara berdasarkan data terakhir jumlah kumulatif jamaah termasuk dengan petugas yang tiba di Madinah berjumlah 40.513 orang berasal dari 99 kloter.

Pusat Kesehatan Haji Kemenkes mencatat jumlah dan proporsi jamaah haji dengan risiko tinggi (Risti) yang telah terlaporkan dalam sistem Siskohatkes sebanyak 25.234 orang.

Rincian Risti dibagi berdasarkan penggunaan warna gelang antara lain; Pemakai gelang berwarna merah, yaitu bagi jamaah yang berumur lebih dari 60 tahun dengan risti penyakit 8.961 jamaah (22,1 persen); pemakai gelang berwarna kuning yaitu bagi jamaah risti penyakit 13.778 jamaah (34,2 persen).

PPIH juga melaporkan jumlah jamaah haji yang mendapatkan pelayanan kesehatan di Arab Saudi dengan rincian 2.569 jamaah dilakukan rawat jalan, 57 jamaah rawat inap dan 98 jamaah dilakukan rujukan.

Untuk penderita rawat jalan telah dilakukan analisis data di Kloter menunjukkan proporsi tiga penyakit terbanyak yang diderita jamaah adalah:

1. Hipertensi (33 persen) alias tekanan darah tinggi. Meski tidak menunjukkan gejala namun merupakan penyebab utama penyakit stroke, gagal jantung, gagal ginjal, hingga mati muda. Tekanan darah dipandang normal jika berada pada kisaran di bawah 120/80 mmHg. Dianggap menderita hipertensi bila tekanan darah 140/90 mmHg ke atas.

2. Myalgia (18 persen) alias nyeri otot. Adalah rasa sakit atau nyeri yang muncul pada bagian otot. Nyeri otot biasanya terkait dengan tingkat ketegangan, terlalu banyak beraktivitas, atau cedera dari olahraga dan/atau bekerja. Nyeri otot bisa dirasakan pada bagian mana pun karena hampir seluruh bagian tubuh memiliki jaringan otot dan biasanya tidak hanya melibatkan satu otot saja.

3. Acute Nasopharingithis (12 persen) alias radang tenggorokan akut. Adalah penyakit radang yang menyerang batang tenggorok. Penyakit yang kerap disebut radang tenggorok itu ditandai penyakit flu, demam dan batuk dan disertai rasa sakit menelan. Radang akibat infeksi virus atau kuman bisa diobati dengan antibiotika. Untuk kasus radang tenggorok ringan, terkadang makan makanan sehat seperti sayur dan buah kaya vitamin bisa menolong meredakan radang.

Sementara itu data terakhir 15 Agustus 2016 hingga pukul 20.00 Waktu Arab Saudi terdapat 4 jamaah haji yang wafat dengan rincian 3 jamaah meninggal akibat Cardiovascular Diseases dan 1 jamaah meninggal akibat Infectious and Parasitic Diseases.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Muchtaruddin Mansyur mengimbau jamaah haji yang berangkat senantiasa menjaga kesehatan selama di Tanah Suci.

“Selalu jaga kebersihan, cukup minum air putih, gunakan alas kaki karena cuaca di sana sangat panas. Dengan kesehatan optimal, ibadah juga akan maksimal,” kata Muchtar. (sak)