Tiket Kapal Online, Tak Lagi Penumpukan
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Tiket Kapal Online, Tak Lagi Penumpukan

Dengan diberlakukannya penjualan tiket kapal secara online, diharapkan tidak terjadi lagi penumpukan penumpang pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

PT Pelni dan PT Dharma Lautan Utama sebagai operator penyedia jasa transportasi kapal laut di Pelabuhan Kumai menyatakan tahun ini telah memberlakukan penjualan tiket online.

“Menurut Pelni dan PT Darma Laut Utama tiket sudah dijual online. Ini bagus buat penumpang karena tidak perlu tidur-tiduran di pelabuhan, di emperan toko dan sebagainya buat dapat tiket,” ujar Menhub Ignasius Jonan saat meninjau pelabuhan Kumai.

Menurut Jonan, dengan sistem penjualan tiket online, akan memudahkan masyarakat merencanakan jadwal keberangkatannya dengan pasti.

“Kalau dulu kan tiket cuma dijual disini. Orang mau mudik kapan aja pasti penuh disini dan antri ngga karu-karuan. Sekarang penumpang kesini pada saat mereka mau berangkat. Ya mungkin 2 sampai 3 jam sebelumnya jadi tidak menumpuk di sini (terminal),” ujarnya.

Mengenai kesiapan armada melayani penumpang dari dan ke Pelabuhan Kumai, Jonan mengatakan jumlah kunjungan kapal (call) tahun ini meningkat dibanding tahun lalu.

Lebih lanjut, dikatakan kondisi fasilitas yang ada di pelabuhan Kumai dalam rangka menghadapi angkutan lebaran tahun ini sudah cukup baik. “Fasilitas pelabuhan oke lah. Untuk pelabuhan sungai saya kira ini sudah cukup yang penting fasilitas dan kebersihannya dijaga,” imbaunya.

Sementara Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kumai Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Junaidi yang ikut mendampingi Jonan mengatakan, pelabuhan Kumai sudah siap mengantisipasi lonjakan penumpang pada angkutan lebaran 2016.

Menurutnya jumlah kunjungan kapal (call) tahun ini total 29 call atau naik dibanding tahun lalu yang hanya 21 call. Dengan rincian, 13 call dari Dharma Lautan Utama, 12 call dari PT Pelni, dan 4 call kapal roro dari PT ASDP.

Rute yang dilayani dari pelabuhan Kumai yaitu ke Semarang dan Surabaya. Sementara rute kapal penyeberangan dari pelabuhan penyeberangan Kumai yaitu ke Kendal Jateng.

Februari lalu Menhub meresmikan pelabuhan penyeberangan Kumai dan Kendal secara bersamaan. Sehingga tahun ini, ada penambahan rute baru yaitu dari Kumai ke Kendal Jateng atau sebaliknya. (sak)